Menu

Mode Gelap

Headline

Diduga Terima Uang Damai Rp 100 M, Elida Netty Histeris: Bang Eggi Itu Sakit Kanker Stadium 4

badge-check


					Berangkat dari fitnah muncul fitnah, menimpa Eggi Sidjana, semula masuk di dalam barisan isi ijazah palsu Jokowi. Ia berdama dengan Jokowi, Muncul isu Eggi terimas uang damai Rp 100 m. Foto: Youtube@iNews Perbesar

Berangkat dari fitnah muncul fitnah, menimpa Eggi Sidjana, semula masuk di dalam barisan isi ijazah palsu Jokowi. Ia berdama dengan Jokowi, Muncul isu Eggi terimas uang damai Rp 100 m. Foto: Youtube@iNews

Penulis: Sri Muryanto  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Kuasa hukum Eggi Sudjana, Elida Netty, menangis histeris saat membantah tuduhan bahwa kliennya menerima imbalan Rp100 miliar dari Jokowi untuk berdamai terkait kasus ijazah.

Elida Netty memberikan tanggapan emosional sambil menangis terkait tuduhan fitnah terhadap Eggi Sudjana pada Jumat, 16 Januari 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ditemui wartawan di Central Park, Jakarta Barat, di mana ia membantah keras tuduhan menerima Rp100 miliar dari Jokowi.

Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi di Solo pada 8 Januari 2026 memicu fitnah tersebut, meski keduanya menegaskan hanya silaturahmi biasa.

Elida menekankan tidak ada uang sepeser pun diterima dan memohon doa untuk Eggi yang sakit kanker stadium 4, menyebut fitnah sebagai dosa besar.

Eggi Sudjana, ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), sebelumnya vokal mengkritik ijazah Jokowi. Setelah bertemu Jokowi, muncul spekulasi permintaan maaf dan suap Rp100 miliar.

Eggi dan timnya membantah keras, menyatakan pertemuan untuk nasihat agar kasus tak gaduh lagi.

Elida Netty menangis di video  16-19 Januari 2026, meminta publik hentikan fitnah karena Eggi butuh pengobatan.

“Bang Egi murni sakit, jangan fitnah kami, dosa loh kalian,” katanya, menegaskan perjuangan Eggi bertahun-tahun sebagai aktivis. Ia pertanyakan logika tuduhan: “Rp100 miliar pakai apa bawanya?”

Pertemuan Eggi Sudjana dengan Jokowi di Solo pada 8 Januari 2026 menjadi sorotan karena terjadi di tengah kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu.

Kronologi dimulai saat Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, dua tersangka dalam laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya, mendatangi kediaman Jokowi secara tertutup.

Mereka didampingi kuasa hukum Elida Netty serta perwakilan Relawan Jokowi (ReJO).

Tahapan Pertemuan

Pertemuan berlangsung hangat hati ke hati di Solo, Jawa Tengah, dengan Jokowi menerima kedatangan mereka untuk silaturahmi.

Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, mengonfirmasi pada 10 Januari bahwa Eggi dan Damai menyampaikan iktikad baik, termasuk permintaan maaf atas tuduhan ijazah, meski versi Eggi menekankan nasihat agar kasus tak gaduh. Setelahnya, Jokowi mengajukan restorative justice ke Polda Metro Jaya.

Eggi Sudjana membuka suara pada 16 Januari, memuji akhlak Jokowi tanpa mengonfirmasi maaf eksplisit, sementara Damai Lubis menyangkal adanya permintaan maaf dan menyebutnya sebagai saran biasa.

Yakup Hasibuan menyatakan Jokowi menghormati langkah tersebut, tapi tersangka lain seperti Roy Suryo menolak jalur serupa. Pertemuan ini memicu kontroversi fitnah suap, yang dibantah tim Eggi. **

En lien
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Beri Bantuan Rp4 Triliun, Bangun 1.800 Flyover Perlintasan KA di 1.800 Titik

29 April 2026 - 15:20 WIB

Presiden Prabowo mrmbesuk pasien korban kecelakaan KA, yang terjadi di bekasi Timur, Rabu 29 April 206. Foto: Instagram@prabowo

BPBD Jombang Latih 100 Personal RSU Muhammadiyah Padamkan Kebakaran

29 April 2026 - 12:33 WIB

Ketika Rasa Aman Itu Ambyar di Daycare Little Aresha Yogyakarta

29 April 2026 - 10:31 WIB

Anggaran Rp12 M Cair, Sejumlah Kades di Jombang Sudah Beli Motor Dinas

29 April 2026 - 08:37 WIB

Setelah Bekasi di Blitar, KA Dhoho Hantam Truk Pasir di Sananwetan tak Ada Korban Jiwa

29 April 2026 - 01:34 WIB

Arinal Djunaidi Mengenakan Rompi Oranye, Dugaan Korupsi Rp 268 Miliar

28 April 2026 - 23:23 WIB

April 2026 Tiga Jasad Ditemukan di Jombang, Dua Diantaranya di Kecamatan Megaluh

28 April 2026 - 22:05 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri-10): Prostitusi Batavia Kota yang Membeli Tubuh

28 April 2026 - 21:10 WIB

Kecelakaan Maut KA Bekasi Pacu Riset Keselamatan Rel BRIN

28 April 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional