Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga
KREDONEWS.COM, GUNUNGKIDUL, Batu Keramat Mbah Melik, yang dikenal warga sebagai Watu Dukun, merupakan situs bersejarah yang disakralkan masyarakat. Lokasinya berada di Padukuhan Bungmanis, Kalurahan Pucanganom, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Perlu ditegaskan, Gunungkidul termasuk wilayah DIY, bukan Jawa Tengah.
Warga setempat menjaga situs ini sebagai peninggalan leluhur.
Berdasarkan cerita turun-temurun, batu tersebut diyakini berkaitan dengan jejak Sunan Kalijaga saat menyebarkan Islam di wilayah selatan Yogyakarta. Sebagian masyarakat juga menyebutnya sebagai petilasan Nyai Melik.
Nilai spiritual yang melekat membuat banyak peziarah dan pengunjung dari luar daerah datang untuk melihatnya secara langsung.
Keunikan utama Watu Dukun terletak pada mitos mengangkat batu. Konon, orang yang mampu mengangkatnya diyakini akan dimudahkan dalam mewujudkan hajatnya atas izin Tuhan.
Namun kepercayaan ini tidak semata dikaitkan dengan kekuatan fisik, melainkan juga niat dan keyakinan pribadi.
Setiap 1 Suro dalam penanggalan Jawa, warga Pucanganom rutin menggelar tradisi Jamasan.
Ritual ini dilakukan untuk membersihkan batu sekaligus merawat kawasan situs. Selain melestarikan adat, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk mengenalkan potensi wisata religi yang diharapkan dapat mendukung perekonomian warga.
Daya tarik Watu Dukun bahkan sampai menarik perhatian wisatawan mancanegara.
Sebuah unggahan akun Instagram Kedirijayaid memperlihatkan sekelompok wisatawan asing mencoba mengangkat batu keramat tersebut hingga dua kali, namun belum berhasil.***










