Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

KGA Timoer Rumbay Merebut Miskropon, Saat Fadli Zon Serahkan SK Tedjowulan sebagai Plt Keraton Solo

badge-check


					KGA Timoewr Ruimbai melakukan interupsi merebut mickropon, saat pembacaan SK pengangkatan KGPA Tedjowulan sebagai Plt Keraton Solo, Minggu, 18 Januari 2026. Foto: Instagram@solotimes Perbesar

KGA Timoewr Ruimbai melakukan interupsi merebut mickropon, saat pembacaan SK pengangkatan KGPA Tedjowulan sebagai Plt Keraton Solo, Minggu, 18 Januari 2026. Foto: Instagram@solotimes

Penulis: Sri Muryanto  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SOLO- GKR Timoer Rumbay melakukan interupsi dengan naik ke mimbar saat Menteri Kebudayaan Fadli Zon hendak menyerahkan SK pengangkatan Mahamenteri KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Keraton Solo.

“Saya punya hak di sini sebagai warga negara Indonesia,”​ Begitu sergah, KGA Tomer Rumbay  melakukan interupsi, setelah ia meminta mikrofon dinyalakan saat pembacaan surat keberatan dari kubu PB XIV Purbaya terhadap penunjukan Tedjowulan sebagai Plt Keraton Solo, Minggu siang, 18 Januari 2026.

Mikrofon segera dimatikan, memicu protes dan teriakan pendukungnya, sehingga penyerahan SK hanya berlangsung secara simbolis tanpa seremoni penuh.

Insiden kericuhan di Keraton Kasunanan Solo terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026, saat Menteri Kebudayaan Fadli Zon hendak menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor 8 Tahun 2026 kepada Mahamenteri KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Keraton Solo.

GKR Panembahan Timoer Rumbay, putri sulung PB XIII dan bagian dari kubu PB XIV Purbaya, tiba-tiba melakukan interupsi dengan naik ke mimbar untuk menyampaikan protes atas SK tersebut.

Suasana sempat riuh karena mikrofon dimatikan saat ia berbicara, diikuti teriakan dari pendukungnya, meskipun Fadli Zon akhirnya melanjutkan acara dengan foto bersama tanpa simbolis penyerahan SK.

Konflik ini berakar dari sengketa suksesi Keraton Solo antara kubu PB XIV Purbaya (didukung GKR Timoer Rumbay, GKR Devi Lelyana, dan lainnya) dengan pihak yang mengusulkan Tedjowulan sebagai Plt. Pihak Purbaya membagikan surat keberatan dan sempat mengadang Fadli Zon sebelum acara.

Konologi:

  • Setelah sambutan Fadli Zon, GKR Timoer Rumbay naik mimbar dan meminta mikrofon dinyalakan: “Saya punya hak di sini sebagai warga negara Indonesia.”

  • Fadli Zon mendekati untuk menenangkan, tapi protes berlanjut saat penyerahan SK, menyebabkan kericuhan dengan teriakan Abdi Dalem dan tamu undangan.

  • Acara diakhiri doa dan hiburan, tanpa penyerahan simbolis SK.

Protes ini mencerminkan ketegangan berkelanjutan di Keraton Solo, termasuk kritik sebelumnya GKR Timoer terhadap Fadli Zon soal adat (Desember 2025). Pemerintah melalui Kemenbud tetap melanjutkan SK untuk pengembangan kebudayaan.

Kericuhan di Keraton Kasunanan Solo pada 18 Januari 2026 terjadi saat acara penyerahan SK Nomor 8 Tahun 2026 oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon kepada KGPA Tedjowulan sebagai Plt pengelola cagar budaya Keraton.

Insiden ini melibatkan dua kubu: pendukung PB XIV Purbaya (termasuk GKR Timoer Rumbai) yang memprotes penunjukan tersebut sebagai langgar adat, versus pihak LDA yang mendukung Tedjowulan.

Konflik berasal dari sengketa suksesi pasca-wafat PB XIII, di mana kubu Purbaya anggap Tedjowulan tidak sah sebagai Plt karena abaikan aspirasi mereka dan wasiat ayahnya. Kubu PB XIV mengadang akses dan tuntut pembatalan SK demi hormati adat Keraton. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Trending di News