Menu

Mode Gelap

Headline

28 Ekor Sapi di 10 Kecamatan Terjangkit PMK, Disnak Jombang Lakukan Disinfektan Enam Pasar

badge-check


					Dinas Peternaklan Jombang telah mengambil langkah pencegahan dengan melakukan sem[potran disinfektan di enam pasar hewan di wilayah Jombang, 13 Janjuari 2026. Untuk mencegah PMK meluas, sudah didapati 28 ekor sapi terkena PMK di 10 wilayah kecam,atan. Foto: ilustrasi/ elok apriyanto Perbesar

Dinas Peternaklan Jombang telah mengambil langkah pencegahan dengan melakukan sem[potran disinfektan di enam pasar hewan di wilayah Jombang, 13 Janjuari 2026. Untuk mencegah PMK meluas, sudah didapati 28 ekor sapi terkena PMK di 10 wilayah kecam,atan. Foto: ilustrasi/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG–  Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali muncul pada awal tahun 2026.

Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang mencatat, sebanyak 28 ekor sapi terkonfirmasi terjangkit PMK yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Moch Saleh, mengatakan, sebaran kasus PMK paling banyak ditemukan di Kecamatan Jogoroto.

Meski demikian, sambung Saleh, jumlah kasus pada awal 2026 ini dinilai masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kasus PMK terbanyak ada di Kecamatan Jogoroto. Namun dibandingkan dengan awal tahun sebelumnya, angka ini masih jauh lebih rendah,” ujar Saleh, Jum’at 16 Januari 2926.

Ia merinci berdasarkan data resmi Disnak Jombang per tanggal 13 Januari 2026, beberapa wilayah di Jombang terdapat kasus PMK:

  • Jogoroto terdapat 11 kasus
  • Kecamatan Jombang 3 kasus,
  • Kecamatan Perak 3 kasus
  • Kecamatan Bandarkedungmulyo,  2 kasus
  • Kecamatan Bareng,  2 kasus
  • Kecamatan Gudo, 2 kasus
  • Kecamatan Sumobito,  2 kasus,
  • Kecamatan Kudu, 1 kasus
  • Kecamatan Mojowarno, 1 kasus
  • Kecamatan Peterongan,  1 kasus.

Untuk mencegah penyebaran PMK di Jombang semakin meluas, Disnak Jombang telah melakukan berbagai langkah pengendalian.

“Salah satunya dengan penyemprotan desinfektan secara rutin di pasar-pasar hewan serta terus menggencarkan program vaksinasi PMK,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa penyemprotan desinfektan dilakukan setiap dua minggu sekali di sejumlah pasar hewan. “Penyemprotan dilakukan di Pasar Hewan Kabuh, Ploso, Tambar, Ngoro, Sidowarek, dan Mojoagung,” terangnya.

Terkait penyebab munculnya kembali PMK, pihaknya menyebut ada beberapa faktor utama. Di antaranya karena kondisi cuaca yang memasuki puncak musim penghujan sehingga lingkungan menjadi lebih lembap dan mendukung perkembangan virus PMK.

“Selain faktor cuaca, masih terdapat ternak yang belum tervaksin PMK, terutama pedet. Ditambah lagi adanya pemasukan sapi dari luar Jombang yang riwayat vaksinasinya belum jelas,” tuturnya.

Untuk itu, ia mengimbau para peternak untuk segera melaporkan jika menemukan ternak dengan gejala PMK, seperti lepuh di mulut dan kaki. Peternak juga diminta memisahkan ternak yang sakit serta aktif mengikuti program vaksinasi PMK yang diselenggarakan pemerintah daerah.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lebaran Penuh Senyum, Semua Aparatur Pemkot Mojokerto Terima THR

13 Maret 2026 - 12:54 WIB

Hangatnya Ramadan di Mojokerto: Ning Ita Berbuka dengan Anak Yatim

13 Maret 2026 - 08:39 WIB

Kalah Praperadilan, KPK Langsung Giring Yaqut dan Ditetapkan sebagai Tersangka

12 Maret 2026 - 23:01 WIB

Polres Jombang Siap Amankan Idul Fitri 1447 H/2026 M

12 Maret 2026 - 19:00 WIB

Kapolres Jombang bersama Dandim 0814 dan Wabup Jombang tengah periksa pasukan

Target 1000 SPPG, Gus Yahya: MBG Bukan Hanya Santri Sehat, tapi Juga Sakti

12 Maret 2026 - 16:59 WIB

Vonis 20 Tahun Dipecat dari TNI, Serma Yonanda Kodim Indragiri Hulu Terlibat Kurir 40 Kg Sabu

12 Maret 2026 - 15:52 WIB

Musrenbang Mojokerto 2027: Ketahanan Ekonomi dan Sosial Jadi Tema Utama

12 Maret 2026 - 14:43 WIB

Kasus Campak Melonjak, Indonesia Urutan Kedua Tertinggi Dunia

12 Maret 2026 - 14:25 WIB

Pajak Kendaraan Rp 4,3 T, Gubernur Jateng Sudah Nembel 93.000 Jalan Sisa 1.200 Lubang

12 Maret 2026 - 14:18 WIB

Ilustrasi penambalan jalan berlubang di Jawa Tengah jumlahnya mencapai 93.000 lubang. Fito: ist
Trending di News