Menu

Mode Gelap

Headline

Harlah Ke-2 PKDI di Gresik, Emil Dardak Ngopi Bareng Kades Bahas Fiskal Desa

badge-check


					Wakil Gubernur jatim, Emil Dardak mengajak ngopi bareng kepalda dan lura di Gresik, pada acara Harlah II PKDI Gresik, Kamis, 15 Januari 2026. Foto: kredoneww.com/ abdullah nur ubaed Perbesar

Wakil Gubernur jatim, Emil Dardak mengajak ngopi bareng kepalda dan lura di Gresik, pada acara Harlah II PKDI Gresik, Kamis, 15 Januari 2026. Foto: kredoneww.com/ abdullah nur ubaed

Penulis: Abdullah Nur Ubaed | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menghadiri Harlah ke 2 Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI). Mengusung tema “Sukseskan Program Nasional dalam Keterbatasan Fiskal Desa” di Waroeng Kae Desa Kebonagung Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Kamis (15/1).

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Ketua Dewan Pembina PKDI Pusat Gus Muhammad Yusuf, Sekjen DPP PKDI Sentot Prasetyono, Ketua DPD PKDI Jatim Syaifulah Mahdi, Forkopimcam Ujungpangkah, serta ribuan kepala desa se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya Wagub Jatim Emil Dardak mengatakan, nahkoda pembangunan desa adalah kepala desa. Pihaknya yakin hubungan kepala desa dan perangkat adalah hubungan kepemimpinan yang penuh dengan semangat kekeluargaan semangat kepercayaan, saling menghormati dan menyayangi.

Lebih lanjut Wagub Emil mengatakan, menyikapi realita yang terjadi hari ini, negara kita sedang menghadapi tantangan yang tidak mudah.

Perubahan global dunia menuntut Indonesia untuk mencari format format yang baru dalam keberlangsungan masyarakat ditengah gonjang ganjing ekonomi yang luar biasa.

“Saya mengapresiasi PKDI bahwa ditengah tantangan yang dihadapi oleh segenap insan kepala desa semuanya tetap setia untuk mendukung agenda pembangunan nasional,” ungkapnya

Dalam mendukung program nasional bukan proses yang sederhana. Indonesia sebagai negara kesatuan. Kita akan bantu Kepala Desa menjelaskan bahwa penyesuaian penyesuaian yang terjadi itu bukanlah bentuk ketidak-konsistenan kepala desa, tapi adalah bentuk soliditas yang mau tidak mau harus kita ikuti dan patuhi dengan segenap hati.

“Organisasi PKDI adalah Mitra strategis untuk membangun Indonesia dari desa. Untuk itu keberadaan BUMDes dan KDKMP harus saling mendukung menjadi mesin garda penggerak ekonomi kerakyatan di desa,” harapnya.

Wagub Emil mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan desa untuk mengatasi tantangan ekonomi. Secara khusus, ia menyoroti pentingnya inovasi seperti program “Ngopi Bareng” yang diluncurkan PKDI Jatim untuk membantu mengatasi keterbatasan fiskal di tingkat desa.

“Kepala desa harus menjadi motor penggerak pembangunan yang tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah pusat/daerah. Tetapi juga mampu mengelola potensi lokal secara mandiri, ” pungkasnya.

Di tempat sama, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif memberikan apresiasi terhadap langkah kreatif PKDI Jatim. Pihaknya juga menegaskan kepastian terkait kekhawatiran para kepala desa soal anggaran daerah.

“Saya pastikan bahwa Alokasi Dana Desa (ADD) tidak ada pengurangan,” tegas Wabup Alif yang disambut tepuk tangan kepala desa yang hadir.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PKDI Jatim, Syaifullah Mahdi, menyampaikan bahwa di usia dua tahun, PKDI berkomitmen terus hadir membantu mewujudkan visi dan misi pemerintah dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota.

Salah satu langkah inovatif tersebut diwujudkan melalui program “Ngopi Bareng” yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

“Kami akan membahas problem-problem yang ada di desa. PKDI hadir untuk memberikan manfaat bagi kepala desa dan masyarakat. Kami juga ingin membangun kemandirian meski saat ini dalam kondisi keprihatinan terkait keterbatasan fiskal desa,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Lurah Sandi itu, juga menyoroti penurunan anggaran desa serta mendorong penguatan program One Village One Product guna memperkuat perekonomian desa.

“Kami yakin pemerintah tetap memprioritaskan kesejahteraan masyarakat desa meski kondisi keuangan sedang menantang,” tandasnya.

Selain meluncurkan program diskusi bulanan, PKDI Jatim juga berencana kembali menggelar turnamen olahraga PKDI Cup tahun ini sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar kepala desa di Jawa Timur.

Foto:Istimewa
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak saat menghadiri menghadiri Harlah ke 2 Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) di Gresik. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OPM Klaim Tembak Pesawat Wapres Gibran, Pengdam: Tak Ada Agenda Pesawat ke Yahukimo

16 Januari 2026 - 23:34 WIB

Boyamin Saiman Lapor ke KPK, Ada Istri Pejabat di Kemenag Punya Rekening Rp 32 Miliar

16 Januari 2026 - 23:05 WIB

OPM Ancam Bakar Semua Sekolah di Papua yang Ajarkan Pancasila

16 Januari 2026 - 22:35 WIB

Kawuk Raja dari Madiun Bersertipkat BRIN: Gurih Mewah Saingan Berat Durian Musang King

16 Januari 2026 - 22:19 WIB

Kawanan Pencuri Bobol Tembok Toko Perhiasan Gondol Emas Rp 1 Miliar di Magetan, Polisi Ringkus 5 Tersangka

16 Januari 2026 - 21:53 WIB

Aston Gresik Hadirkan Sensasi Street Food Seoul dalam “60 Seconds to Seoul”

16 Januari 2026 - 21:24 WIB

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Fokuskan Prioritas Efisien di Forum RKPD 2027

16 Januari 2026 - 21:15 WIB

Membuka Festival Cublang Suweng 2026, Bupati Warsubi Juga Resmikan Bait Kata School Jombang

16 Januari 2026 - 20:42 WIB

1.235 Atlet TK hingga SMA Ikuti Jombang Pencak Silat Championship II 2026

16 Januari 2026 - 20:23 WIB

Trending di Headline