Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Jejak Timor Leste di Aroma Kopi Gayo

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Kopi Gayo dari Aceh sudah lama jadi bintang di panggung kopi dunia. Rasanya yang khas, aromanya yang menggoda, dan reputasinya yang mendunia membuatnya jadi kebanggaan Indonesia.

Tapi di balik secangkir kopi Gayo, ada cerita panjang tentang varietas Hibrido de Timor (HDT)—bibit kopi yang ternyata berasal dari Timor Leste.

Varietas ini bukan sekadar tanaman. Ia adalah saksi sejarah, pengubah nasib, dan penggerak ekonomi di Dataran Tinggi Gayo. Dari petani kecil hingga eksportir besar, semua pernah merasakan manisnya keuntungan dari kopi HDT. Bahkan, masa kejayaan kopi ini pernah membuat banyak orang kaya raya di Medan dan Aceh.

Lebih dari sekadar rasa, HDT membawa ketahanan terhadap penyakit karat daun—musuh utama kopi. Karena itu, varietas ini jadi “induk genetik” bagi banyak varietas unggul di dunia, dari Kenya hingga Brasil.

Cerita HDT dimulai tahun 1917, ketika varietas ini ditemukan sebagai hasil persilangan alami antara Arabika dan Robusta. Peneliti kopi asal Portugal kemudian mengembangkan varietas ini lebih serius pada 1978. Tak lama setelah itu, HDT dibawa ke Indonesia: pertama kali ditanam di Dataran Tinggi Gayo pada 1979, lalu menyebar ke Flores pada 1980. Dari situlah HDT jadi induk bagi banyak varietas unggul lain.

Di era krisis moneter, harga kopi melonjak drastis. Petani Gayo panen melimpah, pedagang kaya raya, dan transaksi perdagangan kopi meningkat tajam. Dari hasil kopi HDT, banyak anak petani bisa sekolah tinggi, jadi pejabat, pengusaha, bahkan pegawai negeri. Singkatnya, HDT bukan hanya soal rasa kopi, tapi juga soal perubahan hidup.

Tak hanya di Gayo, pedagang dari berbagai wilayah Aceh ikut merasakan berkahnya. Mereka menambah aset, membangun rumah, bahkan memperluas usaha hingga ke luar daerah. Kopi HDT seakan menjadi “mesin ekonomi” yang menggerakkan banyak roda kehidupan.

Popularitas HDT tak berhenti di Indonesia. Varietas ini kemudian digunakan sebagai sumber genetik untuk menciptakan varietas baru yang lebih tahan terhadap penyakit dan perubahan iklim. Nama-nama seperti Ruiru 11 di Kenya, Catimor di Brasil, dan Costa Rica 95 di Kosta Rika adalah bukti nyata bahwa HDT punya pengaruh global.

Hari ini, mungkin HDT sudah tak sepopuler dulu karena konflik dan perubahan iklim. Tapi jasa kopi ini tak bisa dilupakan. Ia pernah mengangkat derajat banyak keluarga, menyekolahkan anak-anak hingga jadi pejabat, pengusaha, bahkan pegawai negeri.

Jadi, lain kali Anda menyeruput Kopi Gayo, ingatlah: ada jejak Timor Leste di dalamnya, ada sejarah panjang yang membuat kopi ini bukan sekadar minuman, tapi juga bagian dari perjalanan hidup banyak orang.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cara Buat WhatsApp Offline Padahal Online

20 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Lagu Ikonik Kebyar Kebyar Diciptakan saat Gombloh Kerokan

19 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wajah Anak Tak Diekspos Mahalini Tuai Pro Kontra

18 Agustus 2026 - 21:08 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Siti Si Vampir Tayang Oktober 2026, Satine Zaneta Jadi Pemeran Utama

6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Lagu Terbaru No Na ‘honk!’ Buktikan Musik Indonesia Bisa Mendunia

3 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Putri Kamboja Menciptakan Sensasi di Piala ASEAN 2026

26 Juli 2026 - 19:34 WIB

Drama di Balik Gol Juara Ferran Torres, Putus Cinta Jelang Final Piala Dunia

22 Juli 2026 - 18:31 WIB

Trending di Life Style