Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Keranda Mayat di Mojotamping Terbakar Diduga Kena Petir, Saat Mojokerto Hujan

badge-check


					Api berkobar membakar keranda jenazah yang tersimopang di rumah keranda makam  Dusun Sumberpandan, Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Mojokerto, menyatakan keterkejutan besar atas kebakaran keranda jenazah di tengah hujan deras pada Sabtu sore sekitar pukul  17.00, 3 Janjarui 2025. Foto: instagram@info-seputar-jombang Perbesar

Api berkobar membakar keranda jenazah yang tersimopang di rumah keranda makam Dusun Sumberpandan, Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Mojokerto, menyatakan keterkejutan besar atas kebakaran keranda jenazah di tengah hujan deras pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00, 3 Janjarui 2025. Foto: instagram@info-seputar-jombang

Penulis: Gandung Kardiyono  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO– Dalam susana hujan,  Sabtu sore, 3 Januari 2026, sebuah keranda jenazah di makam umum dusun Sumberpandan, desa Mojotamping, Bangsal, Kabupaten Mojokerto, hangus terbakar saat hujan deras turun.

Kebakaran terjadi di tengah cuaca ekstrem dengan hujan lebat, yang membuat warga setempat terkejut karena api muncul secara tiba-tiba. Warga menduga sambaran petir menjadi penyebab utama, mengingat kondisi hujan deras disertai petir menggelegar sesaat sebelum kejadian.

Meski belum ada penyelidikan resmi yang disebutkan, dugaan kuat berasal dari sambaran petir yang menyambar keranda kayu di makam tersebut.

Tidak ada korban jiwa dilaporkan, tetapi peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga lokal terkait keamanan makam selama musim hujan.

Laporan dari media sosial dan video menunjukkan warga setempat hanya menduga penyebabnya adalah sambaran petir di tengah hujan deras, tanpa kutipan langsung dari tokoh masyarakat seperti RT/RW atau kades. Tidak ada informasi penyelidikan awal atau konferensi pers dari pihak desa yang tercatat hingga saat ini.

Peristiwa ini masih sangat baru (kemarin sore), sehingga respons resmi mungkin baru muncul dalam laporan berita lanjutan atau pengumuman desa. Warga lokal terlihat terkejut, tapi fokus berita lebih pada dugaan petir daripada pernyataan pejabat. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Trending di News