Menu

Mode Gelap

Headline

Rusia Klaim Merontokkan 91 Drone Tembaki Rumah Kediaman Presiden Putin

badge-check


					Api membara di gedung-hedung wilaya Rusia, oleh Al-jazeera disebut sebagai serangan drone ke  sebuah apartemen 9 lantai di wilayah Rusia. Foto: Tangkap layar video Youtube@ Al -Jazeera Perbesar

Api membara di gedung-hedung wilaya Rusia, oleh Al-jazeera disebut sebagai serangan drone ke sebuah apartemen 9 lantai di wilayah Rusia. Foto: Tangkap layar video Youtube@ Al -Jazeera

Penulis: Jacobus E. Lato   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOSKOW– Rusia mengklaim Ukraina melancarkan serangan drone sebanyak 91 unit terhadap salah satu kediaman Presiden Vladimir Putin di wilayah Valdai, Novgorod, Minggu-Senin 28 hingga 29 Desember 2025.

Sistem pertahanan udara Rusia dilaporkan berhasil menghancurkan semua drone tersebut sebelum mencapai target, tanpa korban jiwa atau kerusakan signifikan.

Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menyatakan serangan ini terjadi di tengah perundingan damai dengan AS terkait konflik Ukraina.

Kremlin menyebut insiden ini sebagai “aksi teroris” yang mengganggu proses negosiasi, dan berjanji memperkeras posisi diplomasi serta mempersiapkan serangan balasan. Juru bicara Dmitry Peskov menolak mengonfirmasi keberadaan Putin saat itu demi alasan keamanan.

Presiden Volodymyr Zelenskyy dan Menteri Luar Negeri Andrii Sybiha membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai rekayasa Rusia untuk menyabotase perdamaian. Prancis juga menyatakan tidak ada bukti kuat atas klaim Rusia.

Presiden Vladimir Putin belum memberikan pernyataan publik langsung terkait dugaan serangan drone ke kediamannya pada 29 Desember 2025, tetapi melalui juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, ia menyiratkan sikap tegas.

Ancaman Balasan

Rusia menyatakan serangan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa respons militer, dengan Lavrov menekankan “tindakan sembrono seperti ini tidak akan dibiarkan tanpa balasan.” Peskov menambahkan bahwa militer Rusia tahu kapan dan bagaimana merespons.

Peskov mengonfirmasi konsekuensi diplomatik berupa memperkeras posisi Rusia dalam negosiasi damai dengan Ukraina dan AS, menyebut insiden ini sebagai upaya sabotase. Putin juga dilaporkan memperingatkan Presiden Trump melalui telepon bahwa insiden itu takkan dibiarkan tanpa balasan.

Pihak Rusia, termasuk Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan juru bicara Kremlin, hanya menyampaikan narasi verbal melalui konferensi pers dan pernyataan, tanpa menunjukkan bukti visual seperti rekaman radar, puing drone, atau footage pertahanan udara.

Semua 91 drone diklaim dihancurkan sebelum mencapai target, sehingga tidak ada kerusakan fisik yang bisa difoto.

Video YouTube dan media sosial yang menampilkan drone mendekati atau meledak di atas bangunan mirip Kremlin sebenarnya rekaman lama dari insiden drone Ukraina sebelumnya (seperti serangan 2023) atau konten AI-generated, bukan dari kejadian 29 Desember. Tidak ada sumber kredibel seperti Reuters atau AP yang memverifikasi footage asli baru.

Kronologi Utama

  • Malam Minggu, 28 Desember 2025: Ukraina dilaporkan meluncurkan drone jarak jauh menuju kediaman Putin di Valdai, Novgorod.

  • Dini hari Senin, 29 Desember 2025: Semua 91 drone ditembak jatuh tanpa mencapai target atau menyebabkan korban jiwa.

  • Pagi 29 Desember 2025: Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov mengonfirmasi serangan dalam konferensi pers, menyebutnya aksi teroris yang mengganggu negosiasi damai. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Grand Max, Pikup dan Truk Jatuh ke Jurang 50 M, Longsor di Ngadiwono Bromo

2 Maret 2026 - 23:19 WIB

Tak Bisa Bedakan Lawan dan Kawan, Rudal Kuwait Rontokkan Tiga Pesawat F-15 E Milik Amerika

2 Maret 2026 - 23:03 WIB

Drone Iran Terjang Kilang Ras Tanura Arab Saudi Terbakar, Harga Minyak Naik 10 %

2 Maret 2026 - 22:32 WIB

3 Maret 2026, Bangsa Indonesia Bisa Nonton Gerhana Blood Moon Paling Indah

2 Maret 2026 - 22:14 WIB

Gondola Terombang-ambing Angin Saat Hujan Deras, Dua Pekerja Apartemen Ascott Surabaya Tewas dan Luka-luka

2 Maret 2026 - 20:41 WIB

Ramadhan Bareng Tring! Tiga Hari Ajang Transaksi Halal di Pegadaian Penuh Hadiah

2 Maret 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Jombang Mulai Menyegel 297 Tower BTS tanpa Dilengkapi Sertipikat Laik Fungsi

2 Maret 2026 - 18:06 WIB

Sinergi Pemkot dan BPN: Sertifikasi Aset Mojokerto Capai 51 Bidang

2 Maret 2026 - 17:05 WIB

Polisi Australia Pelaku Pelecehan Anak Dihukum 20 Tahun Penjara di Timor-Leste

2 Maret 2026 - 16:26 WIB

Trending di Internasional