Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JAKARTA- Muncul video Kepala BGN, Dandan Hindayana tengah bermain. Diserta narasi: Dalam situasi duka bencana di Sumatera, Kepala BGN bermain golf! Selanjutnya, netizen merujak aksi main golf itu dan menjadi viral, dalam tempo dua hari ini.
Video tersebut ramai beredar sejak awal minggu ini, tepatnya mulai Selasa, 16 Desember 2025, dan menuai sorotan serta kritik tajam dari publik. Hal ini terjadi di tengah situasi darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, seperti Jambi, Bengkulu, dan Lampung, yang telah menewaskan ribuan orang serta menggusur ribuan warga.
Kamis, 18 Desember 2025, Dadan membuat pernyataan seputar permainan golf yang lagi meledak di Indonesia itu. Ia menjelaskan bahwa kegiatan yang terekam dalam video tersebut bukanlah aktivitas pribadi semata, melainkan bagian dari agenda rutin tahunan yang telah menjadi tradisi bagi Perkumpulan Golf Alumni (PGA) Institut Pertanian Bogor (IPB).
Sebagai Ketua Dewan Pembina PGA IPB, Dadan hadir dalam kapasitas kepemimpinannya untuk mempererat hubungan antaralumni.
“Itu kegiatan rutin setiap tahun Perkumpulan Golf Alumni (PGA) IPB yang mana saya sebagai Ketua Dewan Pembinanya sebagai bagian ajang menjaga silaturahmi untuk sesama alumni IPB,” ungkap Dadan saat dihubungi suara.com pada Kamis sore, 18 Desember 2025.
Lebih lanjut, Dadan merinci jadwal pelaksanaan acara tersebut. Kegiatan golf itu digelar pada Minggu, 14 Desember 2025, di salah satu lapangan golf di sekitar Bogor.
Selain berfungsi sebagai wadah silaturahmi bagi para alumni IPB dari berbagai angkatan dan profesi, acara ini juga dirancang dengan misi sosial yang konkret.
Dana yang terkumpul dari turnamen tersebut dialokasikan untuk dua program utama: pemberian beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu serta bantuan darurat bagi korban bencana alam.
“Tahun ini diselenggarakan pada Minggu, 14 Desember 2025 sekaligus menggalang dana untuk Beasiswa dan Bantuan Bencana di Sumatera,” tambahnya, menekankan relevansi kegiatan dengan kondisi terkini di wilayah yang terdampak longsor dan banjir.
Dadan menegaskan bahwa kehadirannya di acara itu murni untuk mendukung inisiatif teman-teman alumni, bukan sebagai hiburan pribadi. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas hasil positif yang dicapai.
“Saya hadir untuk mendukung kegiatan teman-teman alumni dan alhamdulillah berhasil menggalang dana untuk dua tujuan tersebut,” pungkas Dadan, seraya berharap klarifikasi ini dapat meredam salah paham di masyarakat.
Sebelumnya, video berdurasi sekitar 30 detik yang diduga menampilkan Dadan Hindayana sedang bermain golf telah menyebar luas di platform TikTok dan media sosial lainnya sejak 16 Desember 2025.
Rekaman tersebut memicu gelombang kritik dari warganet, yang menyoroti ketidaksesuaian timing kegiatan rekreasi dengan situasi kemanusiaan di Sumatera. Banyak komentar menyuarakan kekecewaan, dengan tagar seperti #BGNMainGolf dan #BencanaSumatera menjadi tren sementara.**






