Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Brigjen Trunojudo: Dua Anggota Matel Tewas Dikeroyok Enam Oknum Mabes Polri

badge-check


					Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers, Jumat 12 Desember 2025, menyebutkan bahwa pelaku pengoroyokan dua orang anggota Matel di Kalibata, Jakarta adalah enam oknum Pelayanan Masyarakat (Yanmas) Mabes Polri. Foto: Instagram@majeliskopi08 Perbesar

Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers, Jumat 12 Desember 2025, menyebutkan bahwa pelaku pengoroyokan dua orang anggota Matel di Kalibata, Jakarta adalah enam oknum Pelayanan Masyarakat (Yanmas) Mabes Polri. Foto: Instagram@majeliskopi08

Penulis: Yusran Hakim   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko melaui konferensi pers ungkap kronologi kejadian sejak 11 Desember 2025 pukul 15.45 WIB. Dalam konpers tersebut, Polri menetapkan enam anggota Yanma Mabes Polri sebagai tersangka dan menjelaskan proses penangkapan dalam 24 jam.​

Keenam tersangka berinisial Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, dan Bripda AM, semuanya anggota Yanma Mabes Polri. Mereka dijerat Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan kematian.​

Disebutkan bahwa insiden bermula sekitar pukul 15.45 WIB ketika kedua korban menghentikan seorang pengendara motor di area parkir Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, memicu keributan yang berujung pengeroyokan.

Satu korban meninggal di tempat kejadian, sementara yang lain tewas di rumah sakit; kejadian juga disertai pembakaran kios dan kendaraan di sekitar lokasi., demikian seperti tertuang dalam LPB/4717/XII/2025/SPKT Polda Metro Jaya.

Menurut Brigjen Trunojudho bahwa selain pidana, keenamnya menghadapi sidang etik Propam Polri pada 17 Desember 2025 dan berpotensi dipecat. Polri menangkap mereka dalam waktu kurang dari 24 jam pasca-laporan melalui nomor 110.​​

Keenam tersangka berinisial Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, dan Bripda AM. Mereka semuanya anggota Yanma Mabes Polri dan dijerat Pasal 170 ayat 3 KUHP atas pengeroyokan yang menyebabkan kematian.​

Tersangka ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam dan menghadapi sidang etik Propam Polri pada 17 Desember 2025, dengan potensi pemecatan. Identitas lengkap seperti nama penuh muncul di beberapa sumber, misalnya Bripda Irfan Batubara dan lainnya, tapi inisial resmi digunakan Polri.​

Dua debt collector (matel) tewas akibat pengeroyokan oleh enam anggota polisi Yanma Mabes Polri di area parkir depan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, pada 11 Desember 2025.​

Kronologi Lengkap
Pukul 15.30-15.45 WIB, korban berinisial MET (41, Jakarta Pusat) dan NAT (32, Bekasi) menghentikan pemotor diduga menunggak cicilan kendaraan, memicu konfrontasi. Pemilik motor menolak bayar, memanggil rekan termasuk enam polisi yang turun dari mobil dan mengeroyok keduanya dengan tangan kosong hingga MET tewas di TKP dan NAT meninggal di RS Budhi Asih.​

Malamnya, masa dari matel membakar kios serta kendaraan di sekitar lokasi sebagai bentuk amarah. Polda Metro Jaya menerima laporan pukul 20.11 WIB, tangkap tersangka dalam 24 jam, dan gelar konpers 12 Desember 2025 malam untuk transparansi.​

Matel Lakukan Pencegatan
Polsek Pancoran menerima laporan melalui layanan 110 tentang dugaan penganiayaan terhadap dua pria (debt collector berinisial MET dan NAT) yang menghentikan seorang pengendara motor diduga menunggak cicilan. Pengendara tersebut memanggil rekan-rekannya, termasuk enam oknum anggota Yanma Mabes Polri, yang kemudian mengeroyok korban dengan tangan kosong.​

Personel Polsek Pancoran tiba di TKP pukul 16.00 WIB, menemukan satu korban tewas di tempat dan satu lagi luka berat yang kemudian meninggal di RS Budhi Asih; laporan resmi masuk ke Polda Metro Jaya pukul 20.11 WIB. Polri menekankan motif berawal dari konfrontasi terkait kendaraan rekan tersangka, diikuti penangkapan dalam 24 jam.​

Kedua anggota mata elang (matel) tewas akibat pengeroyokan di depan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, pada 11 Desember 2025. Kronologi kejadian ini mencakup tahap awal konfrontasi hingga respons polisi dan eskalasi lanjutan.

Kronologi Utama
  • Pukul 15.30-15.45 WIB: Dua matel (identik MET dan NAT) menghentikan seorang pengendara motor di area parkir depan TMP Kalibata untuk menagih utang kendaraan.

  • Serangan mendadak: Beberapa orang (pelaku) turun dari mobil di belakang, langsung mengeroyok kedua matel dengan pukulan sporadis; salah satu korban diseret ke tepi jalan.

  • Pukul 16.00 WIB: Polsek Pancoran menerima laporan via 110; personel tiba dan temukan satu korban tewas di tempat, korban kedua luka berat dan dirawat di RS Budhi Asih, tapi meninggal kemudian.

  • Pukul 20.11 WIB: Kasus dilaporkan ke Polda Metro Jaya; polisi tetapkan 6 tersangka, termasuk anggota polisi.

  • Malam hari 11/12/2025: Rekan matel datang tuntut pertanggungjawaban, picu pembakaran kios, perusakan kendaraan, dan bentrokan di sekitar lokasi.

  • 12/12/2025: Konferensi pers Polri ungkap kronologi lengkap dan perkembangan penyelidikan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Launching Buku: Bung Karno, Arek Surabaya!

27 Juni 2026 - 10:29 WIB

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Unras di Grahadi Berujung Ricuh Malam Ini

26 Juni 2026 - 20:04 WIB

Bapanas Usul Bansos Telur dan Daging Ayam Disalurkan Lagi Imbas Harga Anjlok

26 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek Jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (26): Rahasia Kaum Freemanson

26 Juni 2026 - 12:26 WIB

Taubat Bersama di Ponpes Shiddiqiyyah, Kiai Tar: Koruptor Itu Hidup dari Mayat dan Darah Saudaranya

26 Juni 2026 - 11:25 WIB

Kemenperin Panggil PT Pakerin Buntut Kabar PHK Massal 2.500 Buruh

25 Juni 2026 - 20:29 WIB

Trending di Nasional