Menu

Mode Gelap

Headline

Juari Tewas Terkena Lemparan Bom Ikan di Sukorejo Pasuruan, Pelaku Gunakan Nopol N 3283 TER

badge-check


					Korban jatuh terkena ledakan bon ikan (bondet) di Warga Dusun Lawatan, Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan Kamis sekitar pukul 10.30 wib, 4 Desember 2025.  Pelaku menggunakan kendaraan Beat Nopol. N 3283 TER, diduga plat palsu. Foto: Instagram@pasuruankekinian
Perbesar

Korban jatuh terkena ledakan bon ikan (bondet) di Warga Dusun Lawatan, Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan Kamis sekitar pukul 10.30 wib, 4 Desember 2025. Pelaku menggunakan kendaraan Beat Nopol. N 3283 TER, diduga plat palsu. Foto: Instagram@pasuruankekinian

Penulis: Yoli Andi Purnomo   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWWS.COM, PASURUAN- Warga Dusun Lawatan, Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis pukul 10.50 WIB, 4 Desember 2025,  akibat terdengar ledakan keras yang menyebabkan seorang pengendara motor diserang orang tak dikenal dengan bom ikan alias bondet.

Akibat ledakan itu, seorang pengendara motor bernama Juari (42), tewas di tempoat, korban diketahui  warga Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Korban mengendarai motor Honda Beat biru bernopol N 3283 TER saat dibuntuti pelaku dari arah utara. Lemparan bondet pertama meleset, membuat korban menepi di depan toko kelontong, tetapi lemparan kedua mengenai kepala belakangnya hingga  tewas di tempat.

Suara ledakan keras awalnya membuat warga mengira korban ditembak, memicu kepanikan di siang bolong.​

Polres Pasuruan langsung olah TKP, menemukan serpihan bahan peledak bondet, dan memeriksa saksi-saksi. Kasatreskrim AKP Adimas Firmansyah mengonfirmasi penyebab kematian, sementara pelaku yang kabur ke utara masih diburu. Barang bukti peledak diamankan untuk penyelidikan lanjutan.​

Polres Pasuruan sedang memburu pelaku yang melarikan diri ke arah selatan menggunakan motor Honda Beat nopol N 2183 TER, yang diduga palsu. Tim Inafis telah olah TKP, amankan serpihan bondet, dan periksa saksi termasuk yang melihat wajah pelaku dari dekat.​

Wakapolres Pasuruan Kompol Andy Purnomo menyatakan penyelidikan mendalami motif, apakah persoalan pribadi atau kriminal terorganisir, dengan analisis CCTV jalur Sukorejo-Bangil.

Keluarga korban mendesak pengungkapan cepat, sementara autopsi di RS Pusdik Brimob Watukosek dilakukan untuk konfirmasi penyebab. Belum ada laporan penangkapan terkait kasus ini per 4 Desember 2025 malam.​**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ASN Mojokerto Antusias Ikuti Gerakan Bike to Work Setiap Jumat

28 Maret 2026 - 14:59 WIB

Kasus Kredit BNI Rp 105 Miliar, Hakim PN Beri Tahanan Rumah Terdakwa Bengawan Kamto

28 Maret 2026 - 12:29 WIB

Dituduh Illegal Mining Potensi Denda Rp4,2 Triliun, Kejaksaan Agung Menahan Taipan Tambang Samin Tan

28 Maret 2026 - 08:39 WIB

Enam Hari Dilaporkan Hilang, Dua Pria Ditemukan Membusuk di Kubah Masjid Miftahul Janah Pengaradan Brebes

28 Maret 2026 - 00:45 WIB

Melalui MBG dan Perumahan Rakyat, Presiden Prabowo Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

27 Maret 2026 - 18:45 WIB

Jadi Bahan Tertawaan Netizen, Tugu Mungil Titik Nol Pemkab Tangerang Rp 2,15 Miliar

27 Maret 2026 - 17:56 WIB

Kejati Pamerkan Uang Sitaan Rp 214 Miliar Kasus Illegal Mining PT JMB Group Kutai Kartanegara

27 Maret 2026 - 17:16 WIB

14 Hari Hilang, Polisi Temukan Jasad Alfin Windian Dikubur Sedalam 3 M di Cikeas

27 Maret 2026 - 16:38 WIB

Bike to Work: Cara ASN Mojokerto Tekan BBM dan Polusi

27 Maret 2026 - 15:50 WIB

Trending di News