Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Mikroplastik Ditemukan dalam Air Ketuban dan Urine Pemilah Sampah di Gresik

badge-check


					Ilustrasi mikroplastik Perbesar

Ilustrasi mikroplastik

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, GRESIK-Dr Lestari Sudaryanti dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga belum lama ini telah melakukan penelitian terkait kandungan mikroplastik dalam tubuh manusia, bersama Ecoton dan Wonjin Institute for Occupational Enviromental Health (WIOEH).

Dalam penelitian itu, Lestari dan tim melakukan monitoring terhadap 32 perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai pemilah sampah di Kabupaten Gresik.

Lestari menjelaskan, sampel diambil di tiga lokasi berbeda yakni, TPA Ngitik, Bawean, dan Wringin Anom. Sedangkan pada penelitian kedua, dia fokus mengambil sampe air ketuban ibu hamil dari Puskesmas dan rumah sakit di gresik.

“Hasilnya, dari 48 sampel air ketuban yang diambil, semuanya positif mengandung mikroplastik,” katanya, Jumat (28/11/2025).

Saat ini, lanjutnya, hasil penelitian lengkap dari Korea masih dalam proses. Tapi secara garis besar, jenis mikroplastik yang paling banyak ditemukan adalah golongan phthalates.

Tidak hanya itu, analisis awal juga menunjukkan keberadaan berbagai senyawa lain seperti, naphthalene, fluorine, pyrene, styrene, serta logam berat seperti kadmium (Cd), timbal, krom (Cr), dan nikel.

“Plastik yang lentur-lentur itu banyak mengandung phthalates, terutama plastik sekali pakai,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa logam berat dapat melekat pada plastik sebagai stabilisator sehingga ikut masuk ke dalam.

Secara teori, paparan mikroplastik dapat memicu stres oksidatif dan inflamasi, yang mengganggu metabolisme tubuh dan hormon.

Jika kandungan mikroplastik dibiarkan mengendap dalam tubuh, maka akan berpotensi meningkatkan risiko penyakit metabolik, termasuk diabetes, hipertensi, dan obesitas.

Lestari menerangkan bahwa temuan ini juga diperkuat dari hasil pengukuran petugas pemilah sampah perempuan, di mana 48 persen ditemukan obesitas dan 17 persen gizi lebih.

Adapun mikroplastik juga bisa menyebar secara sistemik melalui darah dan menembus sawar otak. Bentuk mikroplastik yang ditemukan pun beragam seperti, fiber, filament, dan microbeads.

“Kandungan microbeads paling banyak ditemukan pada produk skincare untuk pembersih muka, dan mengurangi jerawat,” ungkapnya.

Bagi masyarakat berisiko tinggi, seperti pekerja di TPA, Lestari berpesan agar wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), masker, rajin cuci tangan, dan rutin kontrol kesehatan.

“Perempuan yang lebih rentan terhadap plastik membawa risiko itu saat hamil. Bayi dalam lingkungan penuh stres oksidatif pun akan mengalami dampaknya pada metabolisme,” tutupnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Beban Kontraktor Bertambah, Harga Semen dan Besi Beton di Jatim Terus Menanjak

27 September 2026 - 18:50 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Trending di Nasional