Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Bahan Baku Bobibos Ternyata Jerami, Begini Cara Bikinnya

badge-check


					Fakta Bobibos, BBM Perbesar

Fakta Bobibos, BBM

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Inti Sinergi Formula (Sultan Energi Indonesia Group) meluncurkan sebuah produk BBM bernama Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia (Bobibos) pada Minggu (2/11). Berdasarkan akun instagram resminya, Bobibos mengklaim bahwa BBM mereka buatan anak bangsa, ramah lingkungan, murah serta berkualitas, dan lebih irit.

Founder Bobibos M. Ikhlas Thamrin mengatakan pembuatan BBM ini membutuhkan riset panjang selama 10 tahun. Dia menyebut adanya Bobibos berangkat dari keresahan akan ketergantungan Indonesia terhadap energi impor.

Lalu apa bahan bakunya?

Ikhlas mengatakan bahan baku Bobibos berasal dari Jerami. Dia menyebut dari jerami 1 hektare sawah bisa menghasilkan 3000 liter bahan bakar Bobibos. Baik untuk bensin atau bahan baku mesin diesel.

Dia menyampaikan bahwa pemanfaatan jerami sebagai bahan bakar tidak mengganggu produksi beras, justru memberi nilai ekonomi tambahan bagi petani. Bobibos diolah menggunakan teknologi khusus yang bisa mengubah jerami menjadi Bahan bakar nabati.

“Bobibos bukan hanya energi, tapi juga harapan. Kami ingin sawah tidak hanya menumbuhkan pangan, tetapi juga energi,” katanya.

Salah satu penggagas Bobibos, Mulyadi mengatakan bahan bakar ini telah melalui tahap uji sertifikasi dari lembaga resmi di bawah Kementerian ESDM, dan siap dikembangkan lebih luas melalui kerja sama lintas sektor.

Jerami dipilih karena:

– Melimpah di Indonesia, terutama di daerah pertanian.
– Biasanya dianggap limbah, sehingga penggunaannya untuk energi memberi nilai tambah.
– Mengandung selulosa dan lignin yang bisa diolah menjadi biofuel melalui proses kimia tertentu.

Jerami diolah melalui proses non-fermentasi dan ekstraksi, menghasilkan bahan bakar dengan angka oktan tinggi (RON mendekati 98). Proses ini menghasilkan emisi yang sangat rendah, menjadikan Bobibos sebagai alternatif ramah lingkungan.

Banyak negara telah melakukan penelitian dan produksi biofuel dari jerami dan limbah pertanian, mirip dengan Bobibos di Indonesia. Negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Tiongkok, dan India aktif mengembangkan teknologi ini.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional