Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Gus Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa ingatkan Program One Pesantren One Product

badge-check


					Pelantikan Tim Penguatan dan Pengembangan OPOP, digelar di Pendopo Graha Majatama Pemkab Mojokerto pada Jumat (7/11/2025). Dok.Diskominfo Perbesar

Pelantikan Tim Penguatan dan Pengembangan OPOP, digelar di Pendopo Graha Majatama Pemkab Mojokerto pada Jumat (7/11/2025). Dok.Diskominfo

Penulis: Gandung Kardiyono| Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten Mojokerto selalu berupaya meningkatkan kemandirian masyarakat di bidang ekonomi.

Kali ini komitmen tersebut menyasar masyarakat pada lingkup pondok pesantren (ponpes), dan direalisasikan melalui pelantikan Tim Penguatan dan Pengembangan Pesantren,

“One Pesantren One Product (OPOP)”, oleh Gus Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa.

Pelantikan Tim Penguatan dan Pengembangan OPOP, digelar di Pendopo Graha Majatama Pemkab Mojokerto pada Jumat (7/11/2025) diikuti 30 perwakilan pondok pesantren yang berada di wilayah Bumi Majapahit.

Ia juga membeberkan bahwa kemandirian ekonomi yang dimaksud sebelumnya, adalah termasuk kemandirian para anggota Ponpes dalam menciptakan produk atau hasil karya yang mencerminkan ciri khas dari ponpes masing-masing.

“Program One Pesantren One Product merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendorong kemandirian ekonomi pesantren melalui inovasi produk unggulan dari lingkungan pesantren,” Jelas Gus Bupati.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkab Mojokerto siap untuk mendukung penuh penerapan program berbasis pesantren itu, mulai dari kegiatan pra-produksi hingga pemasaran produk masing-masing ponpes.

“Pemkab Mojokerto berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh bagi pengembangan OPOP, baik dalam bentuk pembinaan, fasilitasi perizinan,

hingga promosi dan pemasaran, kami juga mendorong agar setiap pesantren memiliki jejaring usaha antar pesantren,

sehingga terbentuk ekosistem ekonomi syariah yang kokoh dan saling menguatkan,” jelasnya.

Ia berharap agar tim yang telah dikukuhkan olehnya mampu untuk mengambil langkah tepat dan taktis,

serta mengedepankan sinergitas baik dengan pihak kepemerintahan, maupun dengan sesama pondok pesantren.

“Ke depan, tim ini hendaknya menyusun program-program kegiatan hasil dari koordinasi dan kolaborasi dengan perangkat daerah terkait dan stakeholder lain,

saya juga ingin ingatkan, bahwa program kegiatan OPOP ini akan dapat berjalan dengan baik dan maksimal, jika program itu tumbuh berkembang dari pondok pesantren anggota OPOP itu sendiri,” pungkasnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Trending di Nasional