Pewnulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG – Koptu Widodo, seorang personil Satgas TMMD ke 125 Koramil 0814-12/Kesamben berkunjung ke warga bernama Ibu Narti, petani kangkung benih di dusun Gondang, desa Kromong, kecamatan Ngusikan, Jombang, Minggu 3 Agustus 2025.
Dalam pertemuan itu, Koptu Widodo mengaku belajar bertani menanam sayur kangkung, “Sebagai bekal di hari tua, dialog yang dilakukan juga sekaligus sarana memupuk kemanunggalan TNI-Rakyat,” kata dia.
Koptu Widodo kepada awak media menuturkan sekilas tentang dialog dengan Bu Narti selaku petani kangkung benih.
Bu Narti adalah petani kangkung benih memaparkan secara runtun, proses bertani kangkung benih mulai dari proses tanam,proses pengolahan dan proses penjualan hasil.

Koptu Widodo personil Satgas TMMD ke 125 dari Koramil 0814-12/Kesamben belajar becocok tanam sayur kangkung kepada Ibu Narti, petani kangkung benih di Dsn Gondang Desa Kromong, kecamatan Ngusikan,Jombang, .Minggu 3 Agustus 2025. Foto: Diskominfo Jombang
“Bahwasanya pengolahan lahan yang baik, benih yang unggul, ketersediaan air yang cukup,perawatan tanaman dan pemupukan yang tepat akan menghasilkan benih kangkung yang melimpah,” ujar Koptu Widodo.
Kegiatan kunjungan ke petani setempat adalah langkah nyata TNI untuk meningkatkan keakraban antara TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 125 dengan warga Desa Kromong,” pungkas Koptu Widodo.
Untuk bercocok tanam kangkung yang baik, berikut langkah-langkah dan tips utama yang perlu diperhatikan:
-
Pilih benih kangkung berkualitas dari sumber terpercaya agar pertumbuhan optimal.
-
Siapkan media tanam dengan tanah yang dibersihkan dari gulma dan gemburkan tanahnya. Buat bedengan dengan jarak antar bedengan sekitar 50 cm agar pengairan lebih baik. pH tanah sebaiknya tidak terlalu asam; jika perlu tambahkan kapur atau dolomit untuk menetralkannya.
-
Beri pupuk pada media tanam, seperti pupuk kandang dan pupuk anorganik (urea, SP-36, KCl) sesuai dosis, lalu diamkan 3-5 hari agar pupuk meresap ke tanah.
-
Buat lubang tanam dengan kedalaman sekitar 5 cm dan jarak antar lubang sekitar 15-20 cm. Bisa gunakan pola zig-zag agar tanaman tidak saling bertabrakan saat tumbuh.
-
Tabur 3-5 benih kangkung ke dalam tiap lubang tanam, kemudian tutup dengan campuran tanah dan pupuk tipis-tipis.
-
Siram tanaman secara rutin terutama saat musim kemarau agar tanah tetap lembab. Penanaman sebaiknya saat musim hujan agar kelembapan optimal.
-
Pangkas bagian tanaman yang rusak atau kurang sehat secara berkala untuk mencegah penyebaran penyakit dan merangsang pertumbuhan tanaman sehat.
-
Kangkung biasanya bisa dipanen dalam waktu 25-45 hari setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi pertumbuhan.
Selain itu, kangkung bisa ditanam langsung dari benih, melalui penyemaian terlebih dahulu, atau menggunakan stek batang sebagai bibit. Penanaman bisa dilakukan di lahan terbuka, polybag, pot, atau sistem hidroponik sesuai ketersediaan lahan.
Intinya, keberhasilan budidaya kangkung tergantung pada pemilihan benih baik, pengolahan media tanam yang tepat, pemupukan yang cukup, pengaturan jarak tanam, dan perawatan rutin seperti penyiraman dan pemangkasan. **