Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Putri Patricia Ingin Tinggal di Panti Jompo, Ini Kata Sosiolog Soal Ikatan Keluarga

badge-check


					Aktris Putri Patricia dalam unggahan di akun Instagramnya. Perbesar

Aktris Putri Patricia dalam unggahan di akun Instagramnya.

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Rencana Putri Patricia menghabiskan masa tuanya di panti jompo menarik perhatian publik. Menurutnya, rencana tersebut merupakan bentuk kemandirian agar tidak membebani orang lain saat lanjut usia (lansia).

“Itu backup plan (rencana cadangan) saya, karena saya tidak mau merepotkan orang lain,” kata Putri dalam wawancara yang ditayangkan Insertlive, Selasa (8/7/2025).

Aktris yang membintangi sejumlah sinetron populer awal 2000-an ini menuturkan, dirinya tidak mempermasalahkan tinggal di panti jompo karena banyak tempat tinggal lansia yang kini memiliki fasilitas memadai dan nyaman.

Merespons hal ini, sosiolog Nia Elvina menilai, keputusan seperti yang diambil Putri Patricia mencerminkan perubahan dalam struktur dan dinamika keluarga modern.

“Saya kira ketika seseorang memutuskan masa tuanya di panti jompo, tadi, karena ikatan dengan keluarga intinya, misalnya anak, atau kakak dan adiknya, amat lemah,” kata Nia saat dihubungi Kompas.com, Selasa (9/7/2025).

Menurutnya, dalam keluarga yang ikatannya kuat, tanggung jawab merawat orangtua atau lansia biasanya diambil oleh anak, saudara kandung, atau anggota keluarga lainnya.

Nia menjelaskan, keluarga inti seharusnya menjadi sumber utama kasih sayang dan perhatian bagi para lansia.

Namun, ketika relasi dalam keluarga tidak terjalin erat, para lansia akhirnya mempertimbangkan untuk tinggal di panti jompo demi kenyamanan pribadi dan menghindari konflik atau beban emosional.

Ia menerangkan, panti jompo sebetulnya lebih diperuntukkan bagi lansia yang sudah tidak memiliki keluarga lagi.

Kendati demikian, dalam praktiknya, pilihan ini kerap diambil bahkan oleh mereka yang masih memiliki keluarga karena lemahnya dukungan emosional dari lingkungan terdekat.

“Jadi, idealnya panti jompo memang menampung mereka atau lansia yang sudah tidak punya keluarga lagi,” tandas Nia.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Izabel Kovacic akan Panaskan Tribun Piala Dunia

17 Juni 2026 - 18:52 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Nonton Piala Dunia 2026 Bisakah Pakai STB TV Tabung?

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Dijuluki Gadis Tercantik di Dunia, Penny Lane Balas Komentar Negatif Soal Tubuhnya

8 Juni 2026 - 19:36 WIB

Trending di Life Style