Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Elon Musk Resmi Bentuk Partai Baru America Party, Begini Sikap Politiknya

badge-check


					Elon Musk Resmi Bentuk Partai Baru America Party, Begini Sikap Politiknya Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KEDONEWS.COM, DENVER– Elon Musk memutuskan hubungan politiknya dengan Donald Trump setelah menentang keras sebuah rancangan undang-undang kebijakan domestik yang disahkan oleh pemerintahan Trump.

Musk menilai RUU tersebut boros dan akan menambah triliunan dolar pada defisit anggaran federal. Ia menyebut legislasi itu sebagai “aib yang menjijikkan” karena mengandung banyak anggaran “pork barrel” yang dianggapnya merusak upaya pengelolaan fiskal yang bertanggung jawab.

Salah satu hal yang membuat Musk kecewa adalah dihapuskannya insentif pajak untuk kendaraan listrik, yang selama ini menguntungkan Tesla. Padahal, Musk diketahui telah melobi agar insentif itu tetap dipertahankan. Ia juga tidak senang karena pemerintahan Trump menolak penggunaan sistem satelit Starlink miliknya untuk pengendalian lalu lintas udara dengan alasan konflik kepentingan dan persoalan teknis.

Ketegangan semakin memanas ketika Trump menarik pencalonan seorang sekutu Musk untuk posisi Administrator NASA. Hubungan yang semula erat pun berubah menjadi perseteruan terbuka. Musk menjauh dari perannya sebagai penasihat pemerintah, sementara Trump mengancam akan memutus kontrak federal dengan perusahaan-perusahaan milik Musk.

Menurut laman Allsides, tak lama setelah konflik tersebut, Musk mengumumkan pembentukan partai politik baru bernama America Party. Ia menyebut sistem politik AS saat ini sebagai “sistem satu partai yang tidak demokratis”, dan ingin menghadirkan alternatif nyata terhadap dominasi Partai Republik dan Partai Demokrat.

Sebelumnya, Musk merupakan salah satu pendukung utama Trump dalam pemilu 2024 dan menjalankan super PAC bernama America PAC. Namun, perbedaan pandangan soal kebijakan dan pengelolaan fiskal membuat Musk menarik dukungan dan memilih jalur politik sendiri.

Hingga kini, America Party belum merilis platform kebijakan secara rinci, dan belum diketahui sejauh mana proses legal pembentukannya di Komisi Pemilihan Federal (FEC).

Meski begitu, langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam sikap politik Musk. Setelah sebelumnya mendukung Demokrat hingga tahun 2020, Musk kini lebih condong ke arah pandangan libertarian dan kanan-tengah, dengan penekanan pada meritokrasi, kebebasan individu, dan pembatasan campur tangan pemerintah.

Secara keseluruhan, keputusan Elon Musk membentuk America Party mencerminkan kekecewaannya terhadap kebijakan Trump sekaligus keinginannya menghadirkan pendekatan politik yang lebih bebas dan terbuka bagi rakyat Amerika.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jombang, Doni Angun: Kami Siap Tampung Seluruh Aspirasi

22 Oktober 2026 - 18:55 WIB

China Olah Tebu Jadi Minuman Fermentasi hingga Alat Makan

22 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Protes Anggota Parlemen Malaysia kepada Presiden Prabowo: Kobongan Hutan Enggal Dipetni, Ojo Digawe Guyonan

22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Bupati Warsubi dan Jajaran Pemkab Jombang Nyekar ke Makam R. Ario Setyonegoro, Pendiri Jombang

22 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Selain Membangun, Prajurit TMMD 130 Plandaan Juga Tingkatkan Strategi Komsos

22 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Damkar Jibaku Padamkan Pasar Cukir Jombang 54 Kios Hangus

22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Motor Dicuri Saat Korban Tertidur di Musala, Polisi Perak Tangkap Pelaku Berkat CCTV

21 Oktober 2026 - 19:30 WIB

460 Orang Berhasil Diselamatkan, KM Batumandi Terbakar di Selat Sunda

21 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Jalin Sinergitas, Kapolres Jombang Bertemu Ketua Pengadilan Negeri

21 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Trending di News