Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Bupati Warsubi Datang ke Dusun Gondang Wonosalam Meriahkan Pawai Budaya Gerebek Suro

badge-check


					Pada Sabtu, 5 Juli 2025, Bupati Warsubi menghadiri acara Grebeg Suro di Dusun Gondang, Carangwulung. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Warsubi mengajak warga Dusun Gondang untuk melestarikan tradisi adat yang sudah turun-temurun dilaksanakan sebagai bagian dari budaya lokal. Foto: instagram@jombanginformasi_ Perbesar

Pada Sabtu, 5 Juli 2025, Bupati Warsubi menghadiri acara Grebeg Suro di Dusun Gondang, Carangwulung. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Warsubi mengajak warga Dusun Gondang untuk melestarikan tradisi adat yang sudah turun-temurun dilaksanakan sebagai bagian dari budaya lokal. Foto: instagram@jombanginformasi_

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Hari Sabtu 5 Juli 2025, setidaknya tercatat dua aktivitas budaya dilaksanakan di wilayah Jombang. Salah satunya adalah pawai tradisi budaya tahunan Gerebeg Suro di dusun Gondang, Desa Carangwulung, Wonosalam, kabupaten Jombang.

Jarak antara Pendopo Kabupaten Jombang ke Dusun Gondang, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, diperkirakan sekitar 33 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

Rute perjalanan biasanya melewati jalan dari pusat kota Jombang menuju selatan, kemudian belok kiri di pertigaan Ceweng dan terus mengikuti petunjuk arah ke Wonosalam hingga sampai di Dusun Gondang, Desa Carangwulung.

Bupati Jombang Warsubi justru memilih datang ke Carangwulung, sedangkan Sekda Agus Purnomo mendapat tugas menghadiri acara pawai budaya di keluarahan Jombatan, yang menyelenggarakan pawai budaya bertema Cindelaras.

Abah Bupati menyampaikan bahwa Grebeg Suro penting untuk terus dilestarikan sebagai bentuk pelestarian budaya dan adat istiadat leluhur.

“Melalui acara ini, kita berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga budaya warisan nenek moyang kita. Jangan sampai kita melupakan uri-uri leluhur yang telah mendahului kita semua,” ungkapnya.

Sememtara itu, Kepala Desa Carangwulung, Ma’arif menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat Dusun Gondang yang telah bekerja secara swadaya demi kesuksesan acara ini.

Acara tahunan ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap budaya tradisional, sekaligus menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga dan pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada seluruh warga dan panitia yang dengan sukarela menyumbangkan tenaga maupun materi. Tanpa kebersamaan dan gotong royong, acara semeriah ini tidak mungkin terlaksana,” ucapnya.

Acara diawali pelepasan start peserta karnaval oleh Bupati Jombang sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal. Selain itu, suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan begitu terasa sepanjang acara.

Acara yang menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen ini dihadiri langsung oleh Bupati Jombang, Abah Warsubi, beserta rombongan dan jajaran Forkopimcam Wonosalam.

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan bahwa kegiatan seperti Grebeg Suro penting untuk terus dilestarikan sebagai bentuk pelestarian budaya dan adat istiadat leluhur.

“Melalui acara ini, kita berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga budaya warisan nenek moyang kita. Jangan sampai kita melupakan uri-uri leluhur yang telah mendahului kita semua,” ujar Abah Warsubi.

Kepala Desa Carangwulung, Ma’arif, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat Dusun Gondang yang telah bekerja secara swadaya demi kesuksesan acara ini.

“Terima kasih kepada seluruh warga dan panitia yang dengan sukarela menyumbangkan tenaga maupun materi. Tanpa kebersamaan dan gotong royong, acara semeriah ini tidak mungkin terlaksana,” ucapnya.

Pelepasan start pertama peserta karnaval oleh Bupati Jombang sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal. Setelah itu, bupati dan rombongan mengikuti sesi ramah tamah dan foto bersama dengan warga dan para panitia.

Suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan begitu terasa sepanjang acara. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Trending di News