Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Berdasarkan Penilaian 32 Panelis: Pemkab Jombang Peringkat 5 Jatim Kinerja Penurunan Stunting

badge-check

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengumumkan hasil penurunan stunting di seluruh wilayah Jawa Timur dengan prevalensi stunting saat ini berada di angka 6,10%, jauh di bawah target nasional sebesar 14%. Kabupaten Jombang menempati peringkat kelima dalam penilaian kinerja penurunan stunting di Jawa Timur dengan skor 130 dari total 38 kabupaten/kota.

Penurunan stunting di Jombang menunjukkan tren signifikan selama beberapa tahun terakhir, dari 20,1% pada 2018 turun menjadi 8,43% pada 2022. Selain itu, data menunjukkan penurunan jumlah balita stunting dari 12.271 pada tahun 2020 menjadi 7.518 pada tahun 2021 berkat berbagai intervensi dan aksi integritas yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.

Meski demikian, data tahun 2024 menunjukkan bahwa kasus stunting di Jombang masih tergolong tinggi dengan 3.633 balita stunting dan terdapat 20 desa yang menjadi lokus prioritas penanganan stunting. Oleh karena itu, meskipun belum ada data pasti peringkat tahun 2024, kondisi tersebut menunjukkan tantangan yang masih dihadapi Jombang dalam penurunan stunting sebelum pencapaian peringkat kelima pada 2025.

Dengan pencapaian ini, Pemkab Jombang juga menerima insentif dari pemerintah pusat sebagai apresiasi atas keberhasilan menekan angka stunting. Secara keseluruhan, Jawa Timur menjadi provinsi dengan prevalensi stunting terbaik kedua di Indonesia setelah Bali.

Panelis pemeringkat stunting di Jawa Timur terdiri dari 32 orang yang merupakan anggota Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Jawa Timur. Para panelis ini berasal dari berbagai institusi dan bidang keahlian yang relevan, meliputi:

  • Lembaga internasional seperti UNICEF Provinsi Jawa Timur
  • Perguruan tinggi seperti Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Wijaya Putra, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Universitas Islam Raden Rahmat Kepanjen Malang, serta LPPM STIE Indocakti Malang
  • Organisasi masyarakat seperti Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Timur, Forum Pendidikan Anak Usia Dini Provinsi Jawa Timur, dan TP-PKK Provinsi Jawa Timur
  • Unsur pemerintah provinsi, antara lain BKKBN Provinsi Jawa Timur, Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (P3AK), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Pendidikan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Kehadiran panelis lintas sektor ini menunjukkan pendekatan kolaboratif dan komprehensif dalam evaluasi kinerja percepatan penurunan stunting di Jawa Timur.

Pengumuman hasil penurunan stunting di Jawa Timur dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2025. Pada hari tersebut, data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dirilis oleh Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan RI diumumkan, menunjukkan penurunan prevalensi stunting di Jawa Timur menjadi 14,7 persen, menjadikan provinsi ini terbaik kedua secara nasional setelah Bali. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (13): Teror Bermotif Agama Bergejolak di Prancis

6 Juni 2026 - 19:42 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Dewan Bahas Ranperda Miras, Kartiyono: Oplosan Sudah Sangat Berbahaya!

5 Juni 2026 - 20:14 WIB

Perkara Dihentikan, Nama Baik Dr Yudi Utomo Imarjoko Dipulihkan

5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Pangdam Mayjen Rudi Saladin ke Mojowarno, Tinjau Lahan 86 Ha untuk Markas Batalyon TP

5 Juni 2026 - 08:30 WIB

Kandang Ayam Seharga Rp 2 Miliar Ludes Terbakar di Peterongan Jombang

4 Juni 2026 - 22:04 WIB

Semua SPBU Wajib Campur BBM dengan Etanol 5% Mulai Semester II Tahun Ini

4 Juni 2026 - 20:30 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Sebut Masih Sesuai Perhitungan APBN

4 Juni 2026 - 20:15 WIB

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Trending di News