Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Prabowo: Mubadala Temukan Ladang Gas 10 TCF di Laut Andaman Aceh, Tebesar di Asia Tenggara

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto memberikan penjelasan temuan Mubadala Energy, perusahaan migas Emirat Arab cadangan migas di kawasan laut Andaman, 65 km utara Aceh. Tebesar di Asia Tenggara, potensi 10 TCF. Instagram@widododjamiko Perbesar

Presiden Prabowo Subianto memberikan penjelasan temuan Mubadala Energy, perusahaan migas Emirat Arab cadangan migas di kawasan laut Andaman, 65 km utara Aceh. Tebesar di Asia Tenggara, potensi 10 TCF. Instagram@widododjamiko

Penulis: Yusran Hakim   |  Editor:  Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa perusahaan energi asal Abu Dhabi, Emirat Arab, Mubadala Energy telah menemukan ladang gas migas besar di wilayah laut Andaman, Aceh. Temuan ini diperkirakan memiliki potensi hingga 10 triliun kaki kubik (TCF),  ladang gas terbesar di Asia Tenggara dalam beberapa puluh tahun terakhir.

Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan soal penemuan ladang migas besar oleh Mubadala Energy di laut Andaman, 21 Mei 2025, saat menghadiri Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA Convex) 2025 di ICE BSD City, Tangerang Selatan.

Ladang gas tersebut berada di Blok South Andaman, sekitar 65 kilometer lepas pantai utara Pulau Sumatera. Penemuan ini berasal dari sumur eksplorasi laut dalam Tangkulo-1 dan sebelumnya juga dari sumur Layaran-1, yang menunjukkan potensi besar untuk mendukung swasembada energi Indonesia pada tahun 2028-2029.

Prabowo mengungkapkan bahwa temuan ini sangat luar biasa dan berharap Indonesia bisa mencapai swasembada energi dalam waktu dekat berkat cadangan gas jumbo tersebut. Namun, ia tidak merinci secara spesifik lokasi Andaman yang dimaksud selain menyebut wilayah laut Andaman, Aceh.

Penemuan ini menjadi ladang gas terbesar di Asia Tenggara dalam beberapa dekade terakhir, yang berpotensi mengubah posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama penghasil gas di kawasan.

Secara keseluruhan, temuan ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi Indonesia tetapi juga mempercepat target pemerintah untuk mencapai kemandirian energi dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di wilayah laut Andaman.

Mubadala Eneegy
Mubadala Energy adalah perusahaan energi internasional yang berkantor pusat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dan merupakan anak perusahaan dari Mubadala Investment Company yang sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Abu Dhabi.

Perusahaan ini beroperasi di 11 negara dengan fokus utama di Timur Tengah, Afrika Utara, Rusia, dan Asia Tenggara, serta mengelola portofolio yang didominasi oleh gas (69%) dengan produksi mencapai sekitar 500.000 barel setara minyak per hari.

Di Indonesia, Mubadala Energy telah hadir sejak 2004 dan mengoperasikan beberapa Kontrak Kerja Sama (KKS) atau Production Sharing Contracts (PSC), termasuk Blok Sebuku di Selat Makassar serta Blok Andaman I dan South Andaman di lepas pantai utara Pulau Sumatera.

Perusahaan ini dikenal mengelola lapangan gas Ruby yang telah memproduksi lebih dari 290 miliar kaki kubik gas untuk pasar domestik Indonesia sejak 2013.

Mubadala Energy menempuh strategi yang berfokus pada transisi energi dengan memperluas portofolio gas dan mengembangkan energi baru seperti blue hydrogen dan teknologi penangkapan karbon (carbon capture).

Mereka juga aktif dalam kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan gas laut dalam, termasuk temuan cadangan gas besar di Blok South Andaman yang diperkirakan sangat potensial untuk mendukung swasembada energi Indonesia.

Selain kegiatan bisnis, Mubadala Energy juga menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Indonesia, terutama di wilayah sekitar Blok Andaman, dengan dukungan pada pendidikan, lingkungan, dan pengembangan masyarakat. Perusahaan ini juga dikenal berkomitmen pada keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan, dengan berbagai penghargaan dari pemerintah Indonesia.

Secara ringkas, Mubadala Energy adalah perusahaan energi global yang berfokus pada pengembangan sumber daya gas dan transisi energi, dengan kehadiran dan kontribusi signifikan di sektor migas Indonesia, terutama di wilayah laut Andaman dan Selat Makassar. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Soto Ayam Golkar Rp10.000 Laris Manis, Agus Karim 8 Tahun Menggelar Jumat Legi Berkah Makan Gratis

17 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Praktek Goreng Saham, OJK Jatuhkan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN dan CUAN

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Trending di News