Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Hari Kamis, Puluhan Ribu Orang Padati Basilika Santo Petrus Untuk Berikan Penghormatan Terakhir Kepada Paus Fransiskus

badge-check

KREDONEWS.COM, SURABAYA – Ribuan orang memadati Basilika Santo Petrus untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus pada hari kedua. Basilika Santo Petrus tetap dibuka sepanjang malam untuk menampung ribuan orang.

Pada hari Kamis pagi, antrean untuk melihat jenazah mendiang Paus, mengular dari Lapangan Santo Petrus hingga ke ujung jalan. Antrean ini merupakan antrean terpanjang sejak jenazahnya dipindahkan untuk disemayamkan pada hari Rabu.

Antrean untuk memasuki gereja dimulai pada Rabu siang pukul 11.00. Gereja sendiri seharusnya akan ditutup pada tengah malam, namun karena padatnya antrian umat beriman, gereja kembali dibuka hingga pukul 05.30 pada Kamis pagi. Setelah itu Basilika Santo Petrus dibuka kembali pada pukul 07.00 pagi.

Dengan waktu tunggu mencapai empat jam untuk memasuki Basilika, sekitar 50.000 orang telah memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus. Peti jenazah Paus dilapisi kayu bergaris merah dan diletakkan di altar utama.

Puluhan ribu orang memadati Basilika Santo Petrus untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus.

Peti jenazah Paus Fransiskus awalnya dipajang untuk pejabat Vatikan dan Pastor di Kapel Santa Marta, sebelum akhirnya dipindahkan ke Basilika Santo Petrus pada hari Rabu. Jenazah Paus Fransiskus akan disemayamkan di gereja hingga Jumat sore waktu setempat, dan misa tutup peti akan dilaksanakan pada pukul 20.00 waktu Vatikan.

Upacara tersebut akan diawasi oleh Kardinal Kevin Farrell, yang merupakan “camerlengo” atau bendahara Paus, yang akan memimpin Vatikan hingga Paus baru dipilih.

Paus Fransiskus, kepala 1,4 miliar umat Katolik di dunia, meninggal di Casa Santa Marta pada Senin pagi, dalam usia 88 tahun. Ia telah pulih dari pneumonia bilaterall yang membuatnya dirawat di rumah sakit seama llima minggu. Menurut sertifikat kematiannya, Paus Fransiskus terkena stroke dan gagal jantung sesaat sebelum kematiannya.

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Arab Saudi Umumkan Perpanjangan Penutupan Bandara Riyadh

19 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Damkar Bergerak Lagi Atasi Kebakaran Usaha Sol Sepatu Karobelah Mojoagung

18 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Parade Ikonic Baskara RCC 2026, Warsubi Target Masuk KEN Pariwisata

18 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Prajurit TMMD 130 Jombang, Juga Terlibat Bantu Petani Desa Klitih Panen Cabai

18 Oktober 2026 - 18:13 WIB

PMI Warga Jombang Meninggal Dunia di Warsawa Polandia, Jenazah Terancam Dikremasi

18 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hadapi Sesar Aktif Kendeng dan Banjir Rob, Eri Cahyadi Pasang Sistem Peringatan Dini di Surabaya

18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

182 Personel SAR Gabungan Sukses Evakuasi 110 Pendaki G. Arjuno yang Terbakar Hebat

18 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Asap Karhutla, NEA Singapura Beri Surat Pencegahan kepada Tujuh Perusahaan Konsesi Hutan di RI

17 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Nyekar Makam Gus Dur, Kapolri Suyudi: Utamakan Kerukunan dan Toleransi

17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Trending di News