Menu

Mode Gelap

Headline

Status Siaga III, Polisi dan Petugas BTNGM Mengamankan 20 Pendaki Ilegal Gunung Merapi

badge-check


					Polisi dan petugas BTNGM mengamankan 20 orang pendaki ilegal gunung Merapi dari jalur Boyolali. Saat ini status Merapi masih Siaga III, tidak boleh melakukan pendakian di di Merapi. Mereka terancam blacklis di seluruh jalur pendakian. Foto: Dok/BTNGN Perbesar

Polisi dan petugas BTNGM mengamankan 20 orang pendaki ilegal gunung Merapi dari jalur Boyolali. Saat ini status Merapi masih Siaga III, tidak boleh melakukan pendakian di di Merapi. Mereka terancam blacklis di seluruh jalur pendakian. Foto: Dok/BTNGN

Penulis: Adi Wardhono   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BOYOLALI- Petugas Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) bersama aparat kepolisian  melakukan pengamanan terhadap 20 pendaki ilegal gunung Merapi, pada hari Minggu, 13 April 2025.

Penangkapan itu dilakukan, karena mereka nekat mendaki meskipun status Gunung Merapi masih berada pada level Siaga (Level III), yang berarti pendakian resmi ditutup.

Para pendaki, yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan pekerja, memulai pendakian sekitar pukul 2 pagi untuk menghindari deteksi oleh masyarakat dan petugas.

Mereka terkejut saat turun karena sudah ada petugas yang menunggu. Saat ini, mereka sedang dimintai keterangan di Polsek Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kepala Balai TNGM, Muhammad Wahyudi, menyatakan bahwa pendakian ilegal ini sangat berbahaya dan melanggar aturan yang telah ditetapkan sejak Mei 2018.

Status Gunung Merapi masih Siaga dengan potensi bahaya seperti guguran lava dan awan panas. Pihak TNGM juga berencana untuk menindak tegas para pelanggar dengan sanksi blacklist untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) telah mengantongi identitas para pendaki tersebut dan sedang dalam proses pemanggilan mereka untuk memberikan klarifikasi.

Pendaki yang diamankan merupakan alumni dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta dan sebelumnya merupakan anggota Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala).

Pihak Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) sedang memproses keterangan mereka, dan kemungkinan akan ada tindakan lebih lanjut termasuk sanksi blacklist untuk semua jalur pendakian di Indonesia. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TNI AL Kerahkan KRI dan Bantuan Kemanusiaan Besar ke Sumut, Sumbar dan Aceh

30 November 2025 - 19:41 WIB

Massa dan Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus dan Anggota di Jalanan Tanah Becek

30 November 2025 - 18:46 WIB

Rais Aam PBNU Sampaikan Segera Gelar Muktamar

30 November 2025 - 18:14 WIB

Empat Orang Sekeluarga Tewas Seketika Satu Balita Luka-luka, Akibat KA Mutiara Hantam Accord di Beji Pasuruan

30 November 2025 - 18:07 WIB

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI Kota Mojokerto Digelar dengan Sederhana

30 November 2025 - 13:09 WIB

Bupati Mojokerto Salurkan BLT Sementara Senilai 47 M

30 November 2025 - 12:53 WIB

Gunung Semeru Meletus Tiga Kali Sehari setelah Statusnya Diturunkan

30 November 2025 - 12:02 WIB

Bupati Pasuruan Dorong Petani Kelola Greenhouse Melon dengan Strategi Bisnis Berkelanjutan

30 November 2025 - 11:45 WIB

Pemerintah Targetkan 300 ribu Jembatan di Seluruh Daerah Terpencil

30 November 2025 - 11:22 WIB

Trending di Nasional