Menu

Mode Gelap

News

Hidup Bersama 10 Ekor Anjing di Rungkut Surabaya, Jasad Korban Ditemukan Alami Luka Mengerikan

badge-check


					Petugas BPBD kota Surabaya melakukan evakuasi jasad seorang pria dalam kondisi menderita luka-luka mengenaskan pada kepala dan tangannya. Ia hidup bersama 10 ekor anjing di rumahnya Rungkut Harapan, Surabaya, Kamis 11 April 2025. Foto: suarasurabayamedia/ BPBD Surabaya Perbesar

Petugas BPBD kota Surabaya melakukan evakuasi jasad seorang pria dalam kondisi menderita luka-luka mengenaskan pada kepala dan tangannya. Ia hidup bersama 10 ekor anjing di rumahnya Rungkut Harapan, Surabaya, Kamis 11 April 2025. Foto: suarasurabayamedia/ BPBD Surabaya

Penulis: Saifudin   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Seorang pria berninisial  YA, 53, ditemukan meninggal dalam kondisi dunia mengenaskan di rumahnya di Rungkut Harapan, Surabaya, Jumat, 11 April 2025.

Menurut laporan dari Kapolsek Rungkut, AKP Agus Santoso, korban ditemukan dengan luka serius di bagian kepala dan tangan, yang diduga disebabkan oleh gigitan anjing peliharaannya.

Korban tinggal sendiri di kamar belakang rumahnya, sementara kakaknya dan keluarganya tinggal di bagian depan. Kakak korban terakhir berkomunikasi dengan YA pada sore hari sebelum penemuan mayatnya.

Kematian korban baru diketahui saat anjing-anjing peliharaannya menggonggong tanpa henti dan tidak ada respons dari YA saat dipanggil. Ketika tetangga mendobrak pintu kamar yang terkunci dari dalam, mereka menemukan YA dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, dengan luka parah di kepala dan tangan.

Korban, YAS, dan kakaknya, HDF, tinggal serumah, tetapi dalam dua bagian yang terpisah. YA tinggal di kamar belakang rumah, sementara HDF bersama keluarganya tinggal di bagian depan rumah. Meskipun mereka tinggal di rumah yang sama, mereka tidak selalu berinteraksi secara langsung.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dan telah membawa jenazahnya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi. Hasil autopsi diharapkan dapat menentukan apakah kematian YA disebabkan oleh gigitan anjing atau karena sudah meninggal sebelum diserang.

Korban terakhir kali berkomunikasi dengan kakaknya pada sore hari sebelumnya. Kematian korban baru diketahui ketika anjing peliharaannya menggonggong tanpa henti dan tidak ada respons dari YA saat dipanggil.

Tetangga kemudian mendobrak pintu kamar yang terkunci dan menemukan YA dalam keadaan tidak bernyawa. Kamar korban terkunci dari dalam, dan terdapat 10 ekor anjing peliharaan bersamanya.
Korban menderita luka di tangan kanan korban terlihat parah, termasuk bagian yang hilang, sedangkan kepala korban mengalami kerusakan signifikan.

Polisi dari Polsek Rungkut segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi guna menentukan penyebab kematian secara pasti.

Pihak kepolisian masih menyelidiki apakah YA meninggal karena serangan anjing atau memiliki kondisi kesehatan yang menyebabkan kematiannya sebelum diserang. **

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Seorang pria paruh baya berusia 53 tahun, yang dikenal dengan inisial YA, ditemukan meninggal dalam kondisi dunia dalam kondisi menggenaskan di rumahnya di Rungkut Harapan, Surabaya, Jumat, 11 April 2025.

Menurut laporan dari Kapolsek Rungkut, AKP Agus Santoso, korban ditemukan dengan luka serius di bagian kepala dan tangan, yang diduga disebabkan oleh gigitan anjing peliharaannya.

Korban tinggal sendiri di kamar belakang rumahnya, sementara kakaknya dan keluarganya tinggal di bagian depan. Kakak korban terakhir berkomunikasi dengan YA pada sore hari sebelum penemuan mayatnya.

Kematian korban baru diketahui saat anjing-anjing peliharaannya menggonggong tanpa henti dan tidak ada respons dari YA saat dipanggil. Ketika tetangga mendobrak pintu kamar yang terkunci dari dalam, mereka menemukan YA dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, dengan luka parah di kepala dan tangan.

Korban, YAS, dan kakaknya, HDF, tinggal serumah, tetapi dalam dua bagian yang terpisah. YAS tinggal di kamar belakang rumah, sementara HDF bersama keluarganya tinggal di bagian depan rumah. Dengan demikian, meskipun mereka tinggal di rumah yang sama, mereka tidak selalu berinteraksi secara langsung.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dan telah membawa jenazahnya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi. Hasil autopsi diharapkan dapat menentukan apakah kematian YA disebabkan oleh gigitan anjing atau karena sudah meninggal sebelum diserang.

Korban terakhir kali berkomunikasi dengan kakaknya pada sore hari sebelumnya. Kematian korban baru diketahui ketika anjing peliharaannya menggonggong tanpa henti dan tidak ada respons dari YA saat dipanggil.

Tetangga kemudian mendobrak pintu kamar yang terkunci dan menemukan YA dalam keadaan tidak bernyawa. Kamar korban terkunci dari dalam, dan terdapat 10 ekor anjing peliharaan bersamanya.
Korban menderita luka di tangan kanan korban terlihat parah, termasuk bagian yang hilang, sedangkan kepala korban mengalami kerusakan signifikan.

Polisi dari Polsek Rungkut segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi guna menentukan penyebab kematian secara pasti.

Pihak kepolisian masih menyelidiki apakah YA meninggal karena serangan anjing atau memiliki kondisi kesehatan yang menyebabkan kematiannya sebelum diserang. **

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semula akan Diedarkan Saat Lebaran, Polisi Cirebon Ringkus Pencetak Uang Palsu Rp 12 Miliar di Cirebon

20 Maret 2026 - 13:48 WIB

Suami Istri Warga Silawalan Kerto Mudik ke Ngawi Tertemper KA di Baron Nganjuk, Istri Meninggal Dunia

20 Maret 2026 - 12:21 WIB

Maung Mobil Dinas Presiden Prabowo Anti Peluru Rp 1 M, Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 Miliar

20 Maret 2026 - 11:34 WIB

Presiden Prabowo: Penyiraman Air Keras kepada Andrie Yunus Termasuk Aksi Terorisme, Harus Kita Kejar!

20 Maret 2026 - 10:47 WIB

Gedung SD Inpres Oepula Ambruk: Satu Siswa Tewas, Tiga Lainnya Alami Luka-luka

20 Maret 2026 - 10:19 WIB

Wali Kota Mojokerto Pastikan Posko Lebaran Siaga Penuh untuk Pemudik

20 Maret 2026 - 07:06 WIB

Tersinggung Ditegur Istri Suka Mabuk, Pria 63 Tahun Bakar Rumahnya di Garum Blitar

20 Maret 2026 - 00:31 WIB

Terdengar Beberapa Kali Letusan Besar, Kebakaran Pabrik Cat PT Warnatama Cemerlang di Gresik

19 Maret 2026 - 23:41 WIB

Duka Jelang Lebaran, Sekeluarga Gunawan-Istri dan Tiga Anak Tewas Kecelakaan di KM 290 Tol Tegal

19 Maret 2026 - 23:03 WIB

Trending di News