Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Keistimewaan Celana Dalam Militer Amerika vs. Pembelian Celana Dalam dan RUU TNI

badge-check


					Polemik celana dalam TNI Perbesar

Polemik celana dalam TNI

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-INDONESIA: Celana dalam militer Amerika Serikat bukan sekadar pakaian dalam biasa. Dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan operasional prajurit, celana dalam ini memiliki sejumlah keistimewaan yang membuatnya berbeda dari pakaian dalam biasa. Artikel ini akan membahas fitur-fitur uniknya serta pentingnya peranannya dalam mendukung kinerja tentara AS.

Keistimewaan Celana Dalam Militer Amerika

1. Material Berkualitas Tinggi

Celana dalam militer terbuat dari bahan seperti katun, poliester, atau campuran sintetis yang dirancang untuk menyerap keringat, cepat kering, dan nyaman digunakan dalam kondisi ekstrem. Bahan ini juga tahan lama, sehingga cocok untuk misi panjang di medan yang berat.

2. Desain Ergonomis

Dirancang untuk mendukung aktivitas fisik intens, celana dalam ini memiliki potongan yang pas dan mendukung pergerakan. Beberapa model memiliki panel ventilasi untuk meningkatkan sirkulasi udara.

3. Teknologi Anti-Bakteri

Untuk mencegah bau dan iritasi kulit, celana dalam militer sering dilengkapi dengan teknologi anti-bakteri. Ini sangat penting bagi prajurit yang bertugas di lingkungan lembap atau panas.

4. Tahan Cuaca Ekstrem

Beberapa varian, seperti celana dalam **ECWCS (Extended Cold Weather Clothing System)**, dirancang khusus untuk cuaca dingin. Bahan isolasinya membantu menjaga suhu tubuh, sementara varian untuk cuaca panas menggunakan bahan yang ringan dan bernapas.

5. Fungsionalitas Tambahan

Beberapa model dilengkapi dengan fitur seperti saku kecil atau desain yang memudahkan penggunaan dalam situasi darurat. Ini menunjukkan bahwa setiap detail dirancang untuk mendukung misi militer.

6. Standar Militer yang Ketat

Celana dalam ini harus memenuhi standar kualitas dan keandalan yang ditetapkan oleh Departemen Pertahanan AS. Ini memastikan bahwa produk tersebut dapat diandalkan dalam berbagai situasi operasional.

Jenis Celana Dalam Militer Amerika

1. ECWCS Underwear

Dirancang untuk cuaca dingin, celana dalam ini terbuat dari bahan yang menghangatkan dan mengatur kelembapan.

2. APFU (Army Physical Fitness Uniform) Underwear

Digunakan selama latihan fisik, bahan yang ringan dan bernapas membuatnya nyaman digunakan.

3. Tactical Underwear oleh Merek Komersial

Beberapa unit menggunakan celana dalam taktis dari merek seperti – Under Armour – atau – Propper -, yang memenuhi standar militer.

Celana dalam militer Amerika adalah contoh bagaimana setiap detail pakaian prajurit dirancang dengan cermat untuk mendukung misi mereka. Dari bahan hingga fungsionalitas, produk ini mencerminkan komitmen militer AS untuk memberikan yang terbaik bagi personelnya.

Celana Dalam dan RUU TNI

Di sisi yang lain, kini publik dihebohkan oleh rencana revisi Undang-Undang (UU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) oleh DPR RI dan pemerintah. Sorotan semakin intens setelah rapat terkait revisi UU tersebut digelar di Hotel Fairmont, sebuah hotel mewah. Isu ini muncul di tengah upaya pemerintah untuk melakukan pemangkasan anggaran guna efisiensi keuangan negara.

Banyak warganet menilai bahwa revisi UU TNI harus ditolak karena dikhawatirkan akan melegitimasi kembalinya praktik dwifungsi ABRI, di mana militer memiliki peran ganda di bidang pertahanan dan politik. Kekhawatiran ini memicu perdebatan luas di media sosial dan platform online.

Baca juga

Mat Solar Wafat, Ada 9 Macam Komplikasi Stroke, Hingga Cara Mencegah

Gelombang Penolakan RUU TNI Meluas, Akademisi dan Mahasiswa Bersatu

Pimpinan Bulog Kalsel Dicopot: Mentan Tuntut Perbaikan Serapan Gabah

Di tengah polemik tersebut, publik menemukan informasi menarik melalui portal Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Bigbox. Anggaran TNI yang tercantum di portal tersebut menuai perhatian karena mencakup pengeluaran untuk pembelian celana dalam pria senilai Rp 172 juta. Informasi ini pertama kali diungkap melalui akun X @BaseBDG pada 17 Maret 2025.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk membeli “Celana Dalam Pria” dengan total pelaksanaan sebesar Rp 172.081.000. Selain itu, terdapat juga rincian pengeluaran untuk “Celana Dalam GT Man” senilai Rp 297.000 yang tercatat atas nama Satker Makodam III SLW TNI AD dengan kode tertentu.

Warganet pun ramai memberikan tanggapan. Banyak yang mempertanyakan alokasi anggaran untuk pembelian barang-barang yang dianggap bersifat pribadi, apalagi di tengah upaya pemerintah untuk menghemat anggaran. Unggahan seperti, *”Euy, sempak apa yang harganya 170 jutaan? Gila beli pakai uang rakyat pula. TolakRUUTNI!”* menjadi viral dan menuai kritik.

Sorotan terhadap anggaran ini semakin menguat karena dinilai tidak transparan dan kurang relevan dengan kebutuhan prioritas, dalam pengelolaan anggaran.

Publik mempertanyakan mengapa dana rakyat digunakan untuk pembelian barang yang dianggap tidak mendesak, sementara masih banyak sektor lain yang membutuhkan perhatian serius.***

Sumber dan Referensi

1. ECWCS System Overview: (https://www.army.mil/ecwcs
2. Under Armour Tactical Gear: https://www.underarmour.com
3. Propper Military Apparel: https://www.propper.com

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Adegan Berani Nana di “The Scandal” Picu Perdebatan Netizen

22 September 2026 - 19:55 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

“Demam Ube” Menggila: Filipina Stop Eksport, Peluang Emas Ubi Ungu Indonesia Mendunia

20 September 2026 - 18:28 WIB

Solar MAMAMOO Jadi Korban Teror Kursi Terbang di Los Angeles

20 September 2026 - 18:10 WIB

Penyeberangan Pelabuhan Jangkar-Celukan Bawang Dioptimalkan

18 September 2026 - 20:39 WIB

Trending di Nasional