Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Hujan Lebat Turun Lagi, Terjadi Banjir Bandang di Wilayah Aceh Pidie

badge-check


					Hujan turun lagi di kawasan Aceh, menyebabkan wilayah kabupaten Aceh Pidie, terjadi banjir bandang, sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu, 24 Desember 2025. Foto: habadaily.com Perbesar

Hujan turun lagi di kawasan Aceh, menyebabkan wilayah kabupaten Aceh Pidie, terjadi banjir bandang, sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu, 24 Desember 2025. Foto: habadaily.com

Penulis: Yusran Hakim     |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, ACEH PIDIE– Banjir bandang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, sekitar pukul 17.00 sore hari, Rabu 24 Desember 2025 akibat hujan deras yang memicu luapan Sungai Krueng Meureudu, Keude Meureudu, dan Ule Gule.

Muhammad Nur, Kepala BPBD Pidie Jaya, memastikan warga aman tanpa korban jiwa baru, dengan evakuasi ke tempat tinggi dan pemantauan intensif. Wakil Bupati Hasan Basri menyatakan situasi terkendali meski kayu gelondongan menyumbat aliran sungai. Pada 25 Desember, air sudah surut di sebagian besar wilayah.

Beberapa kecamatan seperti Bandar Dua dan Meureudu terdampak, dengan ketinggian air mencapai 1-2 meter di puluhan desa. Tidak ada korban jiwa baru dari peristiwa ini, meskipun Pidie Jaya mencatat 29 korban jiwa dari banjir sebelumnya di Aceh.
​
​Muhammad Nur, ST, menjabat sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang merilis data terkait banjir bandang pada 24 Desember 2025. Ia memberikan pernyataan resmi tentang luapan sungai, daftar gampong terdampak, dan kondisi terkini seperti surutnya air pada 25 Desember.
​
Nur menyatakan banjir disebabkan luapan Krueng Meureudu, memengaruhi belasan gampong di Kecamatan Meurah Dua, Meureudu, dan Bandar Dua. Ia memastikan tidak ada korban jiwa, warga dievakuasi aman, dan tim gabungan bersiaga untuk pemantauan.
​

Lokasi Terdampak

Desa-desa di Kecamatan Bandar Dua (seperti Hus, Mang, Kru, dan Blang) serta Meureudu (termasuk Pante Beureune, Beurawang, Geunteung, dan Meunasah Lhok) mengalami genangan air cepat. Sekitar 20 gampong di tiga kecamatan utama terendam, termasuk posko pengungsian yang ikut basah. Warga dievakuasi ke tempat lebih tinggi, dengan imbauan untuk tetap waspada.
​
Pada 25 Desember 2025 pagi, air banjir sudah surut di sebagian besar wilayah Pidie Jaya, meski genangan lumpur tersisa di beberapa titik. BPBD Pidie Jaya memastikan warga dan pengungsi aman tanpa kepanikan, sambil membersihkan sisa air. Pemantauan intensif berlanjut oleh petugas gabungan.

Respon Penanganan​

BPBD dan unsur terkait seperti Polsek Pandrah melakukan evakuasi dan pemutakhiran data dampak. Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, menyatakan situasi terkendali dengan fokus pada keamanan pengungsi. Jumlah pengungsi spesifik masih didata, tapi tidak ada laporan korban hilang atau luka dari banjir susulan ini.
​
​Banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh, pada 24 Desember 2025 terutama melanda Kecamatan Bandar Dua dan Meureudu, dengan ketinggian air 1-2 meter di sebagian besar lokasi terdampak. Daftar desa spesifik mencakup Hus, Mang, Kru, dan Blang di Bandar Dua, serta Pante Beureune, Beurawang, Geunteung, dan Meunasah Lhok di Meureudu. Total sekitar 20 gampong di tiga kecamatan utama terendam, meskipun data per desa belum dirinci secara lengkap oleh BPBD.
​​
​
Dampak dan Catatan
Air mencapai ketinggian maksimal 2 meter di permukiman rendah dekat Sungai Krueng Meureudu. Tidak ada laporan korban jiwa dari banjir ini, dan air sudah surut pada 25 Desember di sebagian besar area. BPBD terus memantau untuk data lebih rinci per lokasi.
​
Muhammad Nur, ST, menjabat sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang merilis data terkait banjir bandang pada 24 Desember 2025. Ia memberikan pernyataan resmi tentang luapan sungai, daftar gampong terdampak, dan kondisi terkini seperti surutnya air pada 25 Desember.
​
Nur menyatakan banjir disebabkan luapan Krueng Meureudu, memengaruhi belasan gampong di Kecamatan Meurah Dua, Meureudu, dan Bandar Dua. Ia memastikan tidak ada korban jiwa, warga dievakuasi aman, dan tim gabungan bersiaga untuk pemantauan. **
​

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Trending di News