Menu

Mode Gelap

Nasional

18 Maret 2025, 156 Tahun Usia Jembatan Lama Kota Kediri Tertua di Dunia

badge-check


					Jembatan lama Kota Kediri, sesepuh jembatan dunia/Ist Perbesar

Jembatan lama Kota Kediri, sesepuh jembatan dunia/Ist

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijya

KREDONEWS.COM, KEDIRI-Jembatan Lama Kediri di Jawa Timur merupakan jembatan suspensi tertua di dunia. Jembatan ini juga merupakan jembatan besi tertua di Indonesia.

Dibangun tahun 1883, jembatan yang melintang sepanjang Sungai East itu, disebut sebagai salah satu jembatan suspensi tertua di dunia. Lebig tua Jembatan Brooklyn di Amerika Serikat (AS).

Jembatan Brawijaya lama atau yang dikenal Jembatan Brug Over den Brantas te Kediri, ini menjadi jembatan suspensi tertua di dunia.

Diresmikan pada Maret 1869, Jembatan Brawijaya lama atau jembatan lama adalah jembatan dengan konstruksi besi tertua di Indonesia.

Dilansir laman resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jembatan lama Brawijaya ini memiliki usia jauh di atas Jembatan Brooklyn di AS. Jembatan Brooklyn rampung dibangun pada tahun 1883, sementara jembatan lama Brawijaya selesai dibangun pada tahun 1869.

Jembatan lama dibangun oleh seorang insinyur Belanda bernama Sytze Westerbaan Muurling, pada tahun 1836. Jembatan sepanjang 160 meter dan lebar 5,8 meter ini dibangun dengan teknologi canggih pada masanya.

Hal itu pun tertuang di dalam buku Nieuw Nederlandsch Biografisch Woordenboek, di mana Pemerintah Kolonial Belanda meresmikannya sebagai jembatan jalan raya atau Groote Postweg pada 18 Maret 1869.

Menurut sejarah, jembatan ini dibangun sebagai upaya Pemerintah Belanda, untuk memulihkan perekonomian mereka.

Terlebih pasca-kekalahan mereka dalam perang Jawa pada tahun 1830. Untuk itu, dibentuklah wilayah residen-residen di Jawa sebagai bentuk ekspansi, salah satu residen yang dibentuk adalah di Kediri.

Kediri menjadi salah satu residen, karena wilayah ini dipandang memiliki potensi yang sangat besar. Selain wilayahnya yang subur, Kediri juga pernah menjadi pusat kerajaan terbesar.

Hanya saja, karena wilayah Kediri terbelah oleh Sungai Brantas, Pemerintah Belanda pun merasa perlu membangun sebuah jalan penghubung atau jembatan. Jembatan ini diharapkan dapat memudahkan pemulihan perekonomian mereka.

Seorang penggagas dan penelusur kisah jembatan lama, Imam Mubarok, mengatakan untuk mewujudkan keinginan itu, maka dibangunlah jembatan tersebut. Konstruksi jembatan yang dibangun juga tidak serta merta terbuat dari besi.

“Pembangunan jembatan ini butuh waktu lama dan bertahap. Tidak langsung dibuat dengan konstruksi besi, namun dibuat dari konstruksi kayu terlebih dahulu (1835),” ujarnya.

Pemerintah Belanda pun berupaya, agar konstruksi jembatan ini pas dan sesuai dengan yang dibutuhkan. Akhirnya seorang insinyur asal Belanda Sytze Westerbaan Muurling, membuat rancangan jembatan dengan konstruksi dari besi dan menjadikan jembatan lama sebagai jembatan besi pertama di Indonesia.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

WFH Satu Hari Sepekan Bisa Tekan Pendapatan Pengemudi Ojol Hingga 20%

24 Maret 2026 - 20:37 WIB

Ini Jadwal Operasional Bank Pasca-Lebaran

23 Maret 2026 - 20:14 WIB

Harga Pangan Kompak Naik Usai Lebaran, Harga Cabai Rp131 Ribu

23 Maret 2026 - 19:53 WIB

Jasa Marga Siapkan Diskon Tarif Tol untuk Kendalikan Arus Balik

23 Maret 2026 - 15:32 WIB

58 Bus Mudik Gratis Jatim Antar Perantau Pulang Kampung

18 Maret 2026 - 21:22 WIB

Macet Parah di Gilimanuk, Pemudik Asal Kebumen Meninggal Dunia

18 Maret 2026 - 17:18 WIB

Garuda Buka Suara Soal Tiket Palangkaraya-Jakarta Rp 200 Juta

17 Maret 2026 - 21:09 WIB

Distribusi Logistik Terganggu, Truk Ayam Tertahan di Gilimanuk

17 Maret 2026 - 20:54 WIB

Rupiah ke Level Terburuk Sepanjang Sejarah

16 Maret 2026 - 21:48 WIB

Trending di Nasional