Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Sawah Jadi Lautan di Ngusikan Jombang Mengundang Wisatawan Dadakan untuk Selfie

badge-check


					Begini warga masyarajat di sekitar Ngusikan Jombang menjadi lokasi sawat yang terendam banjir jadi tontonan. Seidkitnya di Ngsikan ada 17 ha swah berubah jadi pantai, akibat terendam hujan. Foto: kredoneww.com/ elok apriyanto Perbesar

Begini warga masyarajat di sekitar Ngusikan Jombang menjadi lokasi sawat yang terendam banjir jadi tontonan. Seidkitnya di Ngsikan ada 17 ha swah berubah jadi pantai, akibat terendam hujan. Foto: kredoneww.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Air banjir yang merendam lahan pertanian di Dusun Ketapangrejo, Desa Ketapangkuning, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial.

Genangan air yang meluas di area persawahan ini bahkan disebut menyerupai pantai, sehingga menarik perhatian warga.

Fenomena banjir di Ngusikan Jombang tersebut menggenangi sekitar 17 hektare lahan sawah. Alih-alih sepi, lokasi ini justru ramai dikunjungi warga yang datang untuk bersantai, berfoto, hingga menikmati suasana senja di tepian genangan air.

Salah satu pengunjung, Radit (30), mengaku tertarik datang karena suasana di lokasi yang sejuk dan terbuka untuk umum.

“Suasananya enak, sejuk. Gratis juga,” ujarnya, Kamis 15 Januari 2026.

Radit mengatakan, dirinya mengetahui keberadaan lokasi tersebut dari video banjir sawah Jombang yang beredar luas di media sosial.

“Saya tahunya dari media sosial, videonya viral. Makanya saya ke sini pengin lihat langsung,” katanya.

Meski ramai dikunjungi, sejumlah warga mengaku prihatin dengan dampak banjir terhadap petani.

Eko (25), salah satu pengunjung, mengatakan bahwa keindahan pemandangan tidak menutupi kerugian besar yang dialami petani.

“Kasihan petani sebenarnya. Berapa hektare sawah mereka yang kena banjir ini, pasti sangat rugi,” ucapnya.

Kerugian tersebut dirasakan langsung oleh petani setempat. Andi (38), petani di Dusun Ketapangrejo, mengungkapkan bahwa banjir membuat lahan miliknya gagal panen.

“Lahan saya dua hektare, habis kena banjir. Rugi semuanya. Sudah tidak bisa diharapkan lagi,” ungkap Andi.

Ia memperkirakan total kerugian yang dialaminya nyaris mencapai Rp10 juta. “Kerugian kira-kira mencapai puluhan juta rupiah,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Trending di News