Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

10 Pegawai Panglungan Sudah Gajian, Agus Mujiono: Dibayar dari Hasil Panen Cengkih dan Kopi

badge-check


					Perumda Panglungan,  BUMD Kabupataen Jombang, yang bergerak di bidang pertanian mulai berbenah setelah terkena guncangan keuangan. Saat ini sepuluh pegwainya sudah mendapat gaji, setelahj lima bulan tertunda. Foto: Diskominfo Jombang Perbesar

Perumda Panglungan, BUMD Kabupataen Jombang, yang bergerak di bidang pertanian mulai berbenah setelah terkena guncangan keuangan. Saat ini sepuluh pegwainya sudah mendapat gaji, setelahj lima bulan tertunda. Foto: Diskominfo Jombang

Penulis: Arief Hendro Soesatyo |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG — Direktur Perumda Panglungan, Agus Mujiono, mulai bergerak cepat pasca masa panen dengan menanam kembali komoditas baru di lahan Panglungan, Wonosalam, Jombang.

Perumda Panglungan Jombang adalah Perusahaan Umum Daerah yang bergerak di bidang perkebunan dan berlokasi di Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Perumda ini didirikan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 5 Tahun 1990.

Kali ini, Agus memilih menanam tembakau dan semangka sebagai upaya meningkatkan produktivitas lahan, sekaligus memperbaiki kepercayaan publik terhadap kinerja Perumda Panglungan.

Sebagai direktur yang baru dilantik usai terjadinya kasus korupsi yang mencoreng nama Panglungan, Agus menegaskan komitmennya untuk membawa BUMD milik daerah ini kembali ke jalur sehat dan produktif.

“Langkah pertama adalah efisiensi biaya dan peningkatan produktivitas tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, penanaman kembali kami arahkan ke pola agroforestri terpadu dengan pendekatan blocking system,” ungkap Agus Mujiono, Kamis, 10 Juli 2025.

“Tembakau dan semangka adalah komoditas strategis dengan siklus cepat dan nilai jual stabil, ini penting untuk memulihkan keuangan Panglungan sekaligus mendongkrak PAD,” kata dia melanjutkan keterangannya.

Menurut Agus, pemilihan tembakau bukan tanpa pertimbangan. Selain adaptif dengan kondisi lahan Panglungan, tembakau juga punya peluang pasar yang jelas. Sementara semangka menjadi tanaman sela untuk memaksimalkan potensi lahan dan tenaga kerja.

“Kami tidak mau lahan tidur. Setiap jengkal harus menghasilkan. Dengan pola blocking system, lahan bisa dibagi sesuai karakter tanaman, sehingga risiko gagal panen bisa ditekan dan diversifikasi tetap jalan,” tambahnya.

5 Bulan Belum Gajian

Agus menambahkan, sesuai perintah Bupati Jombang, H Warsubi, seluruh gaji karyawan Perumda Panglungan sempat tertunda selama 5 bulan, karena kasus korupsi yang menimpa, kini telah dibayarkan lunas ke 10 pegawai yang sampai saat ini masih bertahan.

Pembayaran gaji tersebut, kata Agus, berasal dari hasil panen kopi dan cengkih yang baru selesai kemarin.

“Pesan Abah Bupati, gaji pegawai harus diutamakan. Meskipun hasil panen tidak maksimal dan di bawah standar, namun tetap mencukupi karena pengeluaran perusahaan berhasil ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Agus, penjualan hasil panen dilakukan langsung kepada pemroses tanpa melalui perantara, sehingga harga jualnya lebih baik.

Agus optimistis, langkah penanaman kembali ini akan menjadi titik balik kebangkitan Perumda Panglungan, sekaligus membuktikan bahwa BUMD ini bisa bangkit dan bersih dari praktik korupsi.

“Saya ingin publik melihat Panglungan bukan sekadar nama lama dengan beban masa lalu, tetapi BUMD yang bisa diandalkan mendatangkan pendapatan daerah dan manfaat bagi masyarakat,” kata dia menegaskan.

Jadi Sorotan

Perumda Panglungan mengelola komoditas utama seperti kopi Excelsa dan Robusta dengan luas perkebunan sekitar 14,6 hektar dan hasil panen sekitar 7 ton per tahun. Kopi ini diproses secara modern dan higienis untuk menghasilkan cita rasa yang khas dan nikmat.

Selain itu, Perumda juga mengembangkan agrowisata dengan fasilitas seperti taman kehati, bumi perkemahan, outbond, dan bikepark di wilayah Wonosalam.

Saat ini, Direktur Perumda Panglungan adalah Agus Mujiono, yang resmi dilantik pada awal 2025. Agus membawa visi sistem pertanian terpadu untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha perkebunan.

Ia juga berkomitmen membangun sinergi dengan berbagai pihak dan menata ulang arah perusahaan yang sempat terpuruk akibat masalah hukum dan kontrak yang merugikan Perumda. Agus fokus pada pembenahan internal, termasuk pemutusan 17 kontrak yang bermasalah dengan pihak swasta, serta meningkatkan peran Perumda sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang berdaya guna bagi masyarakat.

Perumda Panglungan juga pernah menjadi sorotan DPRD Jombang terkait pinjaman sebesar Rp 1,5 miliar dari Bank UMKM Jatim dan masalah hukum yang sedang berjalan.

Secara keseluruhan, Perumda Panglungan Jombang berperan sebagai perusahaan daerah yang mengelola perkebunan kopi dan agrowisata dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan menggerakkan ekonomi daerah melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kepsek SMPN 18 Pukul Siswa Gegara tak Pakai Seragam Lurik, Kombes Pol Ganis Setyaningrum Turun Tangan

27 September 2026 - 00:01 WIB

Kombes Pol Setyaningrum Tangani Langsung Kasus Kekerasan terhadap Siswa SMP 18 Kota Malang

26 September 2026 - 23:49 WIB

Launching Media APPI: Menyuguhkan Talkshow ‘Jangan Asal Viral’

26 September 2026 - 22:57 WIB

Disidak Inspektur Imipas: Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Wisnu H. Putranto Terbongkar

26 September 2026 - 21:57 WIB

Efek Sidak Ombudsman, Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong

26 September 2026 - 18:12 WIB

Terbakar Hebat, Dua Ruangan SMPN 2 Perak Ludes Dilalap Api

26 September 2026 - 15:12 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Trending di News