Penulis: Agung Sedayu |Editor: Gandung Kardiyono
KREDONEWS.COM – MOJOKERTO – Puluhan warga Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, menggelar aksi damai di kantor kelurahan Desa Kumitir pada Kamis (18/12/2025) pagi.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap keberadaan kandang ayam potong berlokasi di Dusun Bendo yang berdekatan dengan Dusun Kumitir.

Pemasangan spanduk penolakan kandang ayam di dusun Bendo, Kumitir Jatirejo Mojokerto. (Foto.Gandung)
Dalam aksi yang berlangsung tertib, warga menyampaikan tuntutan agar kepala desa segera menutup kandang ayam tersebut.
Menurut warga, keberadaan kandang ayam menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan, serta memicu banyaknya lalat yang meresahkan masyarakat sekitar.
Kondisi ini dinilai mengganggu kesehatan dan kualitas hidup warga Dusun Kumitir yang letaknya berdekatan dengan kandang.
“Kami menolak adanya kandang ayam, yang dampaknya sangat merugikan warga. Bau menyengat dan lalat sudah tidak bisa ditoleransi lagi,” ujar salah satu warga dalam orasinya.
Kepala Desa Kumitir, M.Khoirun didampingi Camat Jatirejo, Harfendy Setiapraja, Kapolsek Jatirejo AKP Agus Setiawan, Danramil 0815/15 Jatirejo Kapten Inf Sutopo menerima para warga Kumitir.
Dalam dialog itu pihak pemerintah desa berjanji akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan melakukan koordinasi pada pemilik kandang serta pihak terkait.
“Pihak Kelurahan tidak mempunyai wewenang untuk menutup usaha peternakan ayam potong tersebut.
Yang bisa kami lakukan mendesak instansi terkait untuk mengevaluasi perijinan, karena berdampak pada masyarakat sekitar kandang, terlebih masalah kesehatan warga,” ujar Kades M.Khoirun.
Tak puas dengan jawaban tersebut, warga mengajak Lurah yang didampingi perangkat desa serta warga Kumitir untuk memasang spanduk penolakan di pintu gerbang kandang.
Saat berada di lokasi pemilik kandang tidak berada ditempat, usai pemasangan spanduk di lokasi kandang, warga membubarkan diri dengan tertib.**











