Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Warga Desa Banjar Galis dan Mahasiswa UTM Berdoa dan Tahlilan di Lokasi Een Jumianti Dibunuh

badge-check

Warga desa Banjar Galis, Bangkalan bersama mahasiswa UTM, Sabtu 7 Desember 2024, melakukan doa dan tahlilan untuk mendiang Een Jumianti korban pembunuhan oleh pacarnya. itangkap layar video instagram@maduratrending Perbesar

Warga desa Banjar Galis, Bangkalan bersama mahasiswa UTM, Sabtu 7 Desember 2024, melakukan doa dan tahlilan untuk mendiang Een Jumianti korban pembunuhan oleh pacarnya. itangkap layar video instagram@maduratrending

KREDONEWS.COM, BANGKALAN- Puluhan warga menggelar doa dan tahlil bersama di lokasi kejadian pembunuah disertai pembakar mahasiswa UTM. Acara  berlangsung di Banjar Galis Bangkalan, Madura pada Sabtu malam, 7 Desember 2024.

Suasana haru menyelimuti acara yang dihadiri oleh masyarakat dan juga kepala desa. Mereka berkumpul untuk mengenang almarhum Een Jumianti (20), yang merupakan mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Pelaku pembunuhan adalah Moh Maulidi Al-Izhaq (21), seorang mahasiswa dari STIT Al-Ibrohimy di Bangkalan. Maulidi membunuh Een setelah ia mengaku hamil dan meminta pertanggungjawaban, yang berujung pada pertengkaran di mana pelaku membacok dan membakar korban

Warga bersama mahasiswa UTM melakukan doa dan tahlilan sebagai simbol duka dan soladaritas terhadap keluarga korban yang masih berduka.

Kasus pembunuhan dan pembakaran mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) telah menarik perhatian publik setelah terungkapnya tindakan keji yang dilakukan oleh kekasihnya. Berikut adalah rincian mengenai kasus tersebut:

Korban adalah Een Jumianti (20), mahasiswi Fakultas Pertanian UTM, sementara pelaku adalah Moh Maulidi Al-Izhaq (21), mahasiswa STIT Al-Ibrohimy di Bangkalan. Pelaku diketahui sebagai pacar korban

Kasus ini berawal ketika korban mengungkapkan kehamilannya kepada pelaku, yang kemudian merasa tertekan dan takut akan konsekuensi dari pengakuan tersebut. Cekcok terjadi ketika korban mengancam akan melaporkan pelaku ke pihak kampus jika ia tidak bertanggung jawab Dalam keadaan marah, pelaku membacok korban menggunakan senjata tajam dan kemudian membakar jasadnya untuk menghilangkan jejak

Jasad korban ditemukan pada 1 Desember 2024 di dekat gudang bekas tempat pemotongan kayu di Desa Banjar, Bangkalan. Polisi menangkap pelaku pada dini hari setelah penemuan jasad tersebut

Pelaku dijerat dengan Pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Pihak kampus juga mendesak agar pelaku dikenakan pasal pembunuhan berencana, mengingat tindakan yang dilakukan sangat brutal dan direncanakan

Universitas Trunojoyo Madura telah menunjukkan kepedulian terhadap keluarga korban dengan menyediakan dukungan hukum dan psikologis. Tim Klinik Konsultasi dan Bantuan Hukum serta Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual kampus terlibat dalam mendampingi keluarga korban.

Pihak universitas menyatakan duka mendalam atas kejadian ini, menganggapnya sebagai tindakan yang mencoreng nama baik institusi. Mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa pelaku mendapatkan hukuman seberat-beratnya dan berupaya untuk mencegah kejadian serupa di masa depan

Kejadian ini menggambarkan tantangan serius terkait kekerasan dalam hubungan dan perlunya perhatian lebih terhadap isu-isu kekerasan seksual di kalangan mahasiswa.**

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

7 Nov 2026 - 19:45 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

7 Nov 2026 - 16:17 WIB

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

7 Nov 2026 - 15:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

7 Nov 2026 - 11:53 WIB

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

7 Nov 2026 - 10:16 WIB

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

7 Nov 2026 - 09:18 WIB

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

November 2026 Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS

6 Nov 2026 - 19:17 WIB

November 2026 Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS

Sah! Pemerintah Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Lintas Profesi

6 Nov 2026 - 18:57 WIB

Sah! Pemerintah Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Lintas Profesi

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

6 Nov 2026 - 13:07 WIB

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis
Trending di Nasional