Menu

Mode Gelap

Headline

Vakum Bertahun-tahun, Pemkab Jombang Hidupkan Kembali Seni Gambus Misri Sumobito

badge-check


					Inilah tontonan semacam teater asli dari Tebu Ireng, Jombang bernama Gambus Misri. Kesenian ini sudah berahun-tahun valum, kini Pemkab Jombang menghidupkan kembali.  Foto: ist Perbesar

Inilah tontonan semacam teater asli dari Tebu Ireng, Jombang bernama Gambus Misri. Kesenian ini sudah berahun-tahun valum, kini Pemkab Jombang menghidupkan kembali. Foto: ist

Penulis : Elok Apriyanto | Redaktur: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur, menegaskan komitmen pelestarian warisan budaya melalui pementasan rekonstruksi kesenian tradisional Gambus Misri Bintang Sembilan dari Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito.

Pertunjukan di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang itu memukau ratusan pengunjung sekaligus, menjadi momentum kebangkitan kesenian khas Jombang yang sempat vakum bertahun-tahun. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata perlindungan warisan budaya tak benda, agar lestari lintas generasi.

Acara dirangkai dengan dialog kebudayaan yang mengupas sejarah Gambus Misri serta lakon legendaris “Fajar Islam”, kisah dakwah Syeh Maulana Ishak di Kerajaan Blambangan sebagai ciri khasnya.

Pementasan dibuka Sekretaris Daerah (Sekdakab) Jombang, Agus Purnomo, dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para kepala OPD, Camat Sumobito, pegiat budaya, serta tamu undangan.

Agus Purnomo mengapresiasi upaya rekonstruksi ini sebagai langkah awal kebangkitan seni tradisional yang setia pada pakem, namun adaptif dengan zaman. Gambus Misri lahir dari Pesantren Tebuireng sebagai pengembangan ludruk bernuansa Islam.

Pelestariannya krusial karena generasi muda belum mengenalnya sepenuhnya. Pemkab berkomitmen mendukung seniman agar warisan ini lestari, katanya, Senin (9/2/2026).

Pimpinan Gambus Misri Bintang Sembilan, Anasrul Hakim, menyebut kesenian ini sempat terhenti, namun sejak 2017 pemuda dan pelaku seni lama merintis pemulihannya.

“Kami berharap dukungan berkelanjutan agar diterima Generasi Z, sekaligus beri keseimbangan seni dan ekonomi bagi pelaku budaya,” ujarnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Anom Antono, menekankan bahwa Gambus Misri Bintang Sembilan adalah satu-satunya di kabupaten ini.

Kegiatan ini implementasi UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. “Kami menghidupkan kembali identitas daerah untuk generasi mendatang,” tutupnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dituduh Illegal Mining Potensi Denda Rp4,2 Triliun, Kejaksaan Agung Menahan Taipan Tambang Samin Tan

28 Maret 2026 - 08:39 WIB

Enam Hari Dilaporkan Hilang, Dua Pria Ditemukan Membusuk di Kubah Masjid Miftahul Janah Pengaradan Brebes

28 Maret 2026 - 00:45 WIB

Melalui MBG dan Perumahan Rakyat, Presiden Prabowo Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

27 Maret 2026 - 18:45 WIB

Jadi Bahan Tertawaan Netizen, Tugu Mungil Titik Nol Pemkab Tangerang Rp 2,15 Miliar

27 Maret 2026 - 17:56 WIB

Kejati Pamerkan Uang Sitaan Rp 214 Miliar Kasus Illegal Mining PT JMB Group Kutai Kartanegara

27 Maret 2026 - 17:16 WIB

14 Hari Hilang, Polisi Temukan Jasad Alfin Windian Dikubur Sedalam 3 M di Cikeas

27 Maret 2026 - 16:38 WIB

Bike to Work: Cara ASN Mojokerto Tekan BBM dan Polusi

27 Maret 2026 - 15:50 WIB

Balas Dendam Iran kepada Indonesia? Tahan 2 Tanker Indonesia akibat Lelang Tanker Arman 114 Milik Iran

27 Maret 2026 - 15:44 WIB

Tanggul Sungai Brangkal Terancam, Pemkot Mojokerto Desak Revitalisasi ke Pemerintah Pusat

27 Maret 2026 - 15:40 WIB

Trending di News