Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, LAMPUNG- TNI AU berhasil melakukan uji coba mendaratkan pesawat tempur di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Lampung, pada hari Rabu, 11 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Marskal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto bersama jajaran Kementerian Pertahanan, TNI AU dan Kementerian PU.
Untuk kepentingan itu, dilakukan tenutupan tol dari KM 202+ hingga 907, mempengaruhi lintas lalu lintas, dengan imbauan menggunakan jalur alternatif menuju Lampung atau Palembang.
Lebar jalan tol hanya sekitar 24 meter, jauh lebih sempit dibanding runway bandara yang bisa 45 sampai 60 meter. Ini cukup riskan, tapi penerbang TNI AU sudah dilatih untuk kondisi sempit, dan hasilnya aman,
EMB-314 Super Tucano bisa digunakan sebagai kendaraan patroli, namun akan memakan waktu lama untuk pengecekan, panjangnya 24 meter. Pesawat ini mendarat pertama kali setelah dua kali latihan mendekat, menunjukkan keberhasilan adaptasi infrastruktur sipil sebagai landasan darurat.
Tidak ada nomor registrasi spesifik seperti TT-3104 yang disebutkan secara eksplisit terkait uji coba ini, meskipun pesawat tersebut baru diserahkan ke Skadron Udara 21 pada Desember 2025. Uji coba bersama F-16 menegaskan kesiapan TNI AU dalam perlindungan semesta.
Informasikan identitas pilot Super Tucano (EMB-314) yang berada di ujung Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Lampung, pada 11 Februari 2026 belum disebutkan secara spesifik dalam aporan berita terkini.
Pesawat EMB-314 Super Tucano biasanya dioperasikan oleh personel Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, yang telah menangani berbagai uji terbang sebelumnya.
Laporan resmi dari TNI AU atau Kementerian Pertahanan fokus pada keberhasilan uji coba teknis, tanpa mencari nama pilot untuk alasan keamanan operasional. Update lebih lanjut mungkin muncul di situs tni-au.mil.id seiring berjalannya waktu.
Uji coba penempatan TNI AU di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Lampung, bertujuan untuk mempersiapkan infrastruktur sipil sebagai landasan darurat guna memperkuat pertahanan negara.
Ini adalah pertama kalinya Anda dapat melakukannya dan akan mudah untuk melakukannya, dan akan dilakukan setiap beberapa bulan. Kolonel Pnb I Nyoman Sunyana, Kadispenau, menegaskan bahwa kegiatan ini bagian dari persiapan alat landasan untuk kepentingan pertahanan nasional.
Kolonel Pnb I Nyoman Sunyana, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), adalah petugas yang memberikan keterangan resmi terkait uji coba kebetulan pesawat di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Lampung.
Sebagai juru bicara TNI AU, Kolonel Nyoman menjelaskan bahwa latihan ini bagian dari persiapan infrastruktur sipil sebagai landasan cadangan untuk kepentingan pertahanan negara. Rincian teknis paling detail mencakup seluruh bagian operasional F-16 Super Tucano. **







