Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga
KREDONEWS.COM, BRUSELS- Suhu kulkas sebaiknya tidak lebih dari 4°C. Gunakan termometer untuk mengeceknya secara berkala. Jangan terlalu penuh saat menyimpan makanan agar sirkulasi udara tetap lancar dan kulkas bekerja optimal.

Cara Menyimpan Makanan di Kulkas,Gunakan wadah tertutup:
Makanan mentah seperti daging, ikan, dan unggas mengandung mikroba yang bisa menyebabkan penyakit. Mikroba ini akan mati saat dimasak, tetapi untuk mencegah penyebarannya, simpan makanan mentah dalam wadah tertutup di rak paling bawah, yang biasanya paling dingin.
Pisahkan makanan matang atau siap saji dari makanan mentah, dan segera bersihkan tumpahan untuk mencegah kontaminasi. Gunakan wadah tertutup atau bungkus makanan dengan baik, serta bersihkan kulkas secara rutin.
Bolehkah Menyimpan Makanan Panas di Kulkas?
Jangan langsung memasukkan makanan panas ke dalam kulkas karena bisa menaikkan suhu di dalamnya dan menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan mikroba. Tunggu hingga makanan mencapai suhu ruang sebelum dimasukkan.
Keterangan di laman Eufic menyebutkan gunakan aturan “2 jam”: makanan sisa, makanan bawa pulang (take out) atau makanan yang baru dibeli harus segera disimpan dalam kulkas dalam waktu 2 jam untuk mencegah pertumbuhan mikroba.
Untuk mempercepat pendinginan, tempatkan makanan dalam wadah di atas air dingin tanpa menutupnya rapat, agar uap panas bisa keluar lebih cepat. Setelah dingin, simpan dalam wadah kedap udara.
Makanan sisa sebaiknya dikonsumsi dalam 2-3 hari, kecuali nasi yang hanya boleh disimpan selama 1 hari. Nasi dapat mengandung spora bakteri Bacillus cereus yang tahan terhadap panas dan bisa berkembang menjadi bakteri baru yang menghasilkan racun jika tidak disimpan dengan benar.
Makanan Apa Saja yang Harus Disimpan di Kulkas?
Makanan yang lembap, kaya nutrisi, dan rendah asam lebih rentan terhadap pertumbuhan bakteri jika disimpan di suhu lebih dari 4°C. Beberapa contoh makanan yang harus disimpan di kulkas adalah daging, ikan, keju, produk susu, dan makanan sisa. Sementara itu, bahan makanan kering bisa disimpan di suhu ruang.
Baca juga: Ray Sahetapy Wafat Karena Stroke yang Bisa Dikenali dari Akronim BE FAST:
Baca juga: Percakapan Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Bocor, Ada yang Janggal
Gas Etilen
Buah dan sayur tertentu juga memerlukan penyimpanan yang tepat. Beberapa buah, seperti apel, kiwi, aprikot, dan pisang, menghasilkan gas etilen yang mempercepat pematangan.
Sayuran seperti kol, wortel, asparagus, dan seledri sensitif terhadap gas ini, sehingga sebaiknya tidak disimpan bersama buah yang menghasilkan etilen agar tidak cepat rusak.
Berikut ini yang Boleh dan Tidak.Boleh Disimpan di Kulkas
| Jenis Makanan | Simpan di Kulkas? |
| Alpukat | Suhu ruang hingga matang, lalu di kulkas |
| Apel | Ya |
| Pisang | Tidak |
| Roti | Tidak |
| Mentega | Ya |
| Keju | Ya |
| Telur (rebus) | Ya |
| Telur (mentah) | Ya |
| Bawang putih | Tidak |
| Ketchup | Ikuti petunjuk kemasan |
| Lemon | Ya |
| Daging (mentah/matang) | Ya |
| Jeruk | Ya |
| Mustard | Ikuti petunjuk kemasan |
| Bawang merah | Tidak |
| Acar (dibuka) | Ya |
| Kentang | Tidak |
| Kecap asin | Ikuti petunjuk kemasan |
| Daun salad | Ya |
| Tomat | Ya |
Dengan penyimpanan yang tepat, makanan tetap segar lebih lama dan aman untuk dikonsumsi.***