Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, PENAJAM PASER UTARA- Sejarah baru tertulis hari ini. Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja perdananya ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026), pasca resmi dilantik sebagai Presiden.
Ia tiba di Istana Negara IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menggunakan helikopter Super Puma sekitar pukul 17.40 WIB.
Sebelum ke IKN, Presiden meresmikan Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan proyek RDMP Kilang Pertamina di Balikpapan. Presiden disambut Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dan anggota Kabinet Merah Putih.
Kunjungan mencakup tinjauan pembangunan IKN dan rapat terbatas malam itu, menegaskan komitmen melanjutkan proyek yang diinisiasi Jokowi.
Agenda utama mencakup tinjauan lapangan pembangunan IKN setelah tiba dengan helikopter Super Puma sekitar pukul 17.40 WIB. Tidak ada transkrip atau kutipan pidato publik yang tercatat hingga pukul 21.09 WIB.
Rangkaian Agenda
Sebelum mendarat di IKN, Presiden Prabowo menyelesaikan serangkaian agenda besar untuk memperkuat fondasi bangsa:
- Pendidikan: Meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalsel.
- Kedaulatan Energi: Meresmikan proyek kilang minyak raksasa Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan senilai Rp123 triliun. Proyek strategis ini menjadi kunci swasembada energi nasional guna menekan impor minyak dan menghemat devisa negara.
Menggunakan helikopter kepresidenan AW 189, Presiden Prabowo bertolak dari Balikpapan dan tiba di IKN sekitar pukul 18.45 WITA. Setibanya di sana, Presiden langsung disambut hangat oleh Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono.
Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi oleh:
▫️ Mensesneg Prasetyo Hadi
▫️ Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya
▫️ Menteri PU Dody Hanggodo
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam melanjutkan pembangunan IKN sekaligus mempercepat proyek-proyek strategis nasional (PSN) yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat dan kemandirian ekonomi.
“Mohon doa restu,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi terkait kelancaran berbagai proyek besar yang sedang dikebut pemerintah saat ini. **






