Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga
KREDONEWS.COM, SURABAYA-Psikiater dr. Santi Yuliani memberikan saran bagi mereka yang terjebak dalam hubungan toksik namun belum bisa berpisah. Situasi ini sering kali memicu tekanan batin yang berat.
“Nyesel, udah terlanjur milih dia dan gak bisa berpisah,” ungkap dr. Santi saat menggambarkan beban emosional yang sering muncul.
Menurutnya, menjaga kesehatan mental menjadi prioritas utama jika harus bertahan. “Jadi gini, dalam situasi yang tidak memungkinkan kamu untuk berpisah dengan pasangan yang toksik, tentunya kamu perlu belajar yang namanya memahami bagaimana menjaga kesehatan diri,” jelasnya.
Salah satu cara melindungi mental adalah dengan tidak memicu konflik. “Hindari perdebatan. Karena perdebatan hanya akan membuat kamu semakin menuju kehancuran,” tegasnya. Perdebatan terus-menerus hanya akan memperdalam luka batin.
Selain itu, kemandirian sangat penting agar tidak terlalu bergantung pada pasangan. Langkah lainnya adalah berhenti mencoba memperbaiki sifat orang lain secara sepihak.
“Ketiga, hindari untuk selalu ingin mengubah dia. Itu yang paling penting,” ujarnya.
Perubahan memerlukan niat dari diri sendiri. “Karena kalau kita bicara tentang mengubah seseorang, itu butuh keseriusan dan keinginan,” tambahnya. Jika tidak ada niat tersebut, usaha kita hanya akan menguras energi.
Sebagai penutup, dr. Santi menyarankan untuk memperkuat ketahanan diri. “Jadi kalau kamu harus bertahan dalam situasi yang tidak rasional, prinsipnya adalah kamu harus memperbanyak metode untuk menjaga kesehatan mental,” pungkasnya***











