Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bakal dianugerahi penghargaan medali kehormatan dari pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
Undangan guna menerima medali kehormatan sipil tertinggi, Grand Colar Ordem de Timor Leste itu disamampaikan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta.
Undangan itu disampaikan langsung Ramos Horta saat bertemu Megawati di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Rabu (4/2/2026).
Grand Colar Ordem de Timor Leste merupakan penghargaan sipil tertinggi yang diberikan kepada individu, terutama kepala negara atau pemimpin global, atas kontribusi besar terhadap perdamaian, stabilitas, dan hubungan internasional.
Ramos Horta menyebut penghargaan ini sebagai pengakuan atas peran Megawati dalam memperkokoh persahabatan bilateral Indonesia–Timor Leste.
Ia menegaskan hubungan kedua negara semakin kokoh.
“Bahasa Indonesia masih digunakan oleh warga Timor Leste. Maka dari itu, kami berterima kasih kepada pemerintah Indonesia dan peran Megawati dalam mendorong hubungan bilateral kedua negara,” ujar Ramos Horta.
Selain Megawati, penghargaan serupa juga akan diberikan kepada Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Raja Brunei Darussalam, Sultan Haji Hassanal Bolkiah.
Merespons undangan tersebut, Megawati menyatakan kesediaannya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas undangan Presiden Jose Ramos Horta dan bersedia untuk melakukan kunjungan ke Timor Leste,” kata Megawati.
Dalam pertemuan itu, Megawati dan Ramos Horta juga berbincang mengenai ideologi marhaenisme Bung Karno yang menginspirasi ideologi Baubere di Timor Leste.
“Marhaenisme mengajarkan agar kita berdikari, berpijak di atas kaki sendiri, dan berdaulat,” pungkas Megawati.
Pertemuan keduanya kembali berlanjut ketika Megawati dan Presiden Ramos duduk satu meja saat Gala Dinner yang menjadi rangkaian acara Zayed Award 2026, di Emirates Palace, Abu Dhabi, UEA.
Penganugerahan medali kehormatan ini menandai eratnya hubungan Indonesia–Timor Leste. Publik menanti momen bersejarah saat Megawati menerima penghargaan tertinggi di Dili.***








