Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, NABIRE- Sebuah pesawat ringan Smart Air (PK-SNS) mendarat darurat di perairan dekat Pantai Logpon, Karadiri, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada 27 Januari 2026 siang sekitar pukul 13.37 WIT.
Pesawat ini berangkat dari Kaimana menuju Nabire dan diduga kehilangan kendali akibat angin kencang saat mendekati wilayah udara Nabire.
Kejadian ini melibatkan 15 orang (13 penumpang, 1 pilot, 1 kopilot), dan semua dilaporkan selamat dengan evakuasi cepat ke RSUD Nabire untuk perawatan.
Pesawat jatuh di perairan dangkal bibir pantai, menyebabkan kepanikan warga sekitar. Tim gabungan Basarnas, polisi, dan petugas kesehatan langsung bertindak, mengevakuasi korban hingga pukul 14.44 WIT.
Badan pesawat masih mengapung meski rusak, dan evakuasi barang penumpang serta pengamanan lokasi terus dilakukan.
Hingga berita terbaru, proses evakuasi bangkai pesawat dipantau otoritas, dengan pengawasan ketat untuk cegah kerumunan. Investigasi penyebab pasti sedang disiapkan oleh pihak berwenang.
Tidak ada laporan korban jiwa, berbeda dengan insiden pesawat lain di Wamena sebelumnya seperti kasus lama Aviastar 2009 atau Hercules 2016.
BPBD belum merilis keterangan resmi spesifik terkait kecelakaan pesawat Smart Air PK-SNS di Nabire, Papua Tengah pada 27 Januari 2026.
Basarnas Nabire melalui Kepala Kantor Tri Joko menyatakan seluruh 13 penumpang dan kru selamat tanpa luka serius setelah evakuasi cepat dari pantai Karadiri/Logpond.
Basarnas memastikan proses pendataan dan evakuasi selesai, dengan korban dilarikan ke RSUD Nabire untuk perawatan medis.
Kepala SAR Biak Kundori menambahkan bahwa 13 korban berhasil dievakuasi dan ditangani medis, sementara badan pesawat ditarik dari perairan dangkal.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu melaporkan pengamanan TKP dan pengumpulan informasi awal, mendukung upaya SAR gabungan.
Dirjen Hubud Kemenhub Lukman F Laisa mengonfirmasi evakuasi sukses tanpa korban jiwa, dengan investigasi gangguan mesin sedang berlangsung
Tidak ada pejabat BPBD yang disebutkan secara spesifik memberikan keterangan terkait kecelakaan pesawat Smart Air PK-SNS di Nabire pada 27 Januari 2026 berdasarkan laporan berita terkini.
Kepala Pelaksana BPBD Nabire adalah Imanuel Monei, yang pernah menyampaikan pernyataan pada kasus bencana lain di Oktober 2025. Otis Money menjabat sebagai Kepala BPBD Provinsi Papua Tengah per September 2025.
BPBD tidak disebutkan secara eksplisit dalam koordinasi SAR; fokus utama ada pada Basarnas Nabire (Kepala Tri Joko), Kapolres Nabire (AKBP Samuel Tatiratu), dan otoritas penerbangan. Jika ada update resmi BPBD, biasanya dirilis melalui situs provinsi atau BNPB.
Pilot pesawat Smart Air PK-SNS adalah Capt. Tania K., didukung co-pilot FO Bagus, yang berhasil mendaratkan darurat pesawat di pantai Nabire pada 27 Januari 2026.
Semua 13 orang di dalamnya (11 penumpang plus 2 kru) selamat tanpa luka serius setelah dievakuasi ke RSUD Nabire.
Pilot Capt. Tania K. mendapat sorotan atas keberhasilannya menangani gangguan mesin pasca-takeoff, sementara co-pilot FO Bagus turut dievakuasi dalam kondisi baik; identitas lengkap kru masih dalam pendataan lanjutan.
Kronologi
Pesawat Smart Air PK-SNS mengalami kecelakaan di pantai Nabire, Papua Tengah, pada 27 Januari 2026, akibat gangguan mesin dan kemungkinan angin kencang.
-
Takeoff: Pesawat jenis Caravan lepas landas dari Bandara Douw Aturure Nabire menuju Kaimana sekitar pukul 12.30-12.45 WIT, membawa 11 penumpang plus 2 kru (pilot Capt. Tania K. dan co-pilot FO Bagus).
-
Gangguan Awal: Sesaat setelah lepas landas, engine mengalami gangguan; thrust power menurun drastis, memaksa pilot memutuskan Return to Base (RTB).
-
Upaya Darurat: Pilot berencana mendarat ulang di landasan 17 bandara, tapi kondisi memburuk sehingga memilih pendaratan darurat di ujung pantai Logpond/Kaladiri/Karadiri (perairan dangkal Nabire Barat).
-
Insiden: Pesawat crash landing sekitar pukul 13.37 WIT, badan mengapung tapi miring dan terendam air laut; tidak ada ledakan atau korban jiwa.
-
Evakuasi: Basarnas Nabire (Kepala Tri Joko) dan tim gabungan evakuasi korban hingga pukul 14.44 WIT ke RSUD Nabire; semua selamat tanpa luka serius.
-
Terkini: Badan pesawat dievakuasi, lokasi diamankan Polres Nabire (Kapolres AKBP Samuel Tatiratu), investigasi oleh Kemenhub dipimpin Dirjen Hubud Lukman F Laisa. **






