Menu

Mode Gelap

Internasional

Penjara di China, Tahanan Wanita dengan Alat Restrain, Pro Kontra

badge-check


					Penjara di China, Tahanan Wanita dengan Alat Restrain, Pro Kontra Perbesar

Penulis: Aditya | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-CHINA:Gambar di atas menunjukkan seorang tahanan yang dirantai menggunakan alat berbentuk huruf “H” miring, yang menghubungkan kedua tangan dan kaki ke sebuah bar logam.

Alat ini adalah salah satu bentuk perangkat restrain yang digunakan dalam sistem penahanan untuk membatasi gerakan tahanan, terutama dalam situasi transportasi atau pengawasan ketat.

Penggunaan dan Tujuan Alat Restrain

Perangkat seperti ini sering digunakan untuk memastikan keamanan tahanan dan petugas, serta mencegah pelarian atau tindakan agresif. Dalam banyak kasus, alat ini dirancang untuk membatasi gerakan fisik tahanan secara signifikan, sehingga mereka tidak dapat melarikan diri atau menyerang orang lain

Sistem Penahanan di China

Dalam konteks sistem penahanan di China, penggunaan alat restrain seperti ini mungkin terkait dengan kebijakan keamanan tinggi yang diterapkan di fasilitas penahanan

Sistem penjara China dikenal memiliki pendekatan ketat terhadap pengawasan tahanan, termasuk penggunaan perangkat mekanis untuk membatasi kebebasan bergerak. Alat seperti ini juga digunakan untuk tahanan yang dianggap berisiko tinggi atau dalam situasi tertentu seperti pemindahan antar fasilitas.

Kritik terhadap Penggunaan Alat Restrain

Meskipun alat restrain memiliki tujuan keamanan, organisasi internasional seperti PBB telah menyerukan penghapusan perangkat seperti ini karena dianggap tidak memenuhi tujuan hukum yang sah dan dapat digantikan dengan metode yang lebih manusiawi.

Menurut laporan dari Komite Anti Penyiksaan PBB, alat seperti bar logam yang menghubungkan tangan dan kaki dengan cara rigid sering dikritik sebagai perlakuan yang kejam dan merendahkan martabat manusia karena membatasi gerakan secara berlebihan, ketidak nyamanan ekstrem dan meningkatkan risiko jatuh atau cedera.

Penggunaan alat restrain yang terlalu ekstrem dapat melanggar hak asasi manusia tahanan dan bertentangan dengan prinsip-prinsip perlakuan manusiawi terhadap orang yang ditahan.

Gambar ini memberikan gambaran tentang bagaimana sistem penahanan dapat menggunakan teknologi untuk mengontrol tahanan, tetapi juga mengingatkan pentingnya evaluasi etis terhadap alat-alat tersebut agar tidak melanggar hak dasar manusia.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Angkut 2000 Paket Semboko dan 3.000 Tabung LPG, KM Cipta Anugerah Meledak dan Terbakar di Selayar

18 Maret 2026 - 11:48 WIB

Casgevy Terapi Genetika Termahal di Dunia Rp35 Miliar/Suntik, Untuk Pengobatan Thalassemia dan Anemia Sel Sabit

18 Maret 2026 - 10:56 WIB

Baru Saja Direvitalisasi: Sekitar 15 Meter Kanopi Depan Pasar Ploso Jombang Jatuh

18 Maret 2026 - 10:18 WIB

PO Zentrum Tabrak Pikup Parkir di Bahu Jalan Tol Pemalang, Hingga Terbalik ke Persawahan

18 Maret 2026 - 09:41 WIB

PMI Kota Mojokerto Tebar Kebaikan Ramadan, Perkuat Misi Kemanusiaan

18 Maret 2026 - 05:39 WIB

PT Pegadaian Sediakan Bus Gratis, 310 Warga Jatim Mudik Lebaran Aman dan Bahagia

17 Maret 2026 - 18:24 WIB

Korpri Mojokerto Salurkan Zakat Rp139,4 Juta untuk 1.798 Mustahik

17 Maret 2026 - 17:58 WIB

Pengusaha Teriak Harga Solar Industri di Tanjungperak Rp 27.000/L, Pertamina: Itu Bukan Harga Resmi!

17 Maret 2026 - 17:34 WIB

Kenakan Rompi Oranye, KPK Menahan Gus Alex Menyusul Mantan Menag Gus Yaqut

17 Maret 2026 - 17:01 WIB

Trending di News