Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pemerintah Siapkan Lima Pilar Tingkatkan SDM Berkualitas untuk Tahun 2040

badge-check


					Pemerintah Siapkan Lima Pilar Tingkatkan SDM Berkualitas untuk Tahun 2040 Perbesar

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Ipong D Cahyono

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk menghadapi tantangan pada tahun 2040. Dalam upaya ini, Kemenko PMK menekankan pentingnya lima parameter utama untuk memastikan kualitas SDM Indonesia di masa depan.

Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK Warsito, mengungkapkan bahwa kelima parameter ini merupakan bagian dari komitmen untuk memanfaatkan potensi bonus demografi Indonesia.

“Kami berfokus pada lima parameter penting dalam menyiapkan SDM yang berkualitas, yaitu kesehatan, kecerdasan, keterampilan, kebekerjaan, dan jaminan sosial,” ujar Warsito saat mewakili Menko PMK pada acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, di Jakarta, Selasa (3/12/2024).

Lebih lanjut, Warsito menyampaikan, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan, mendorong gaya hidup sehat, dan menurunkan beban anggaran kesehatan di masa depan dengan mengutamakan langkah preventif dan produktif.

Di sektor pendidikan, pemerintah memprioritaskan pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan meningkatkan kualitas literasi serta numerasi.

“Investasi terbesar adalah investasi pada anak usia dini. Setiap satu dolar yang diinvestasikan akan menghasilkan 13 dolar dalam jangka panjang,” ujar Warsito.

Meskipun demikian, anggaran pendidikan di Indonesia masih jauh dari rekomendasi internasional, yakni di bawah 1% dari APBN, padahal standar yang disarankan UNESCO adalah 10%.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pengembangan keterampilan vokasi dan kewirausahaan untuk menciptakan tenaga kerja yang siap menghadapi era digital.

“Kami juga fokus pada program pengembangan keterampilan dan kewirausahaan sebagai kunci untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia,” tambahnya.

Dalam konteks data pembangunan, pemerintah juga berusaha mengintegrasikan data kependudukan, pendidikan, dan kesehatan dalam satu sistem terpadu.

Dengan adanya data yang terintegrasi, program-program intervensi bisa lebih tepat sasaran dan lebih efektif, seperti halnya dalam penanggulangan stunting yang menjadi fokus pemerintah.

“Kami sedang bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk memastikan data yang akurat dan terintegrasi, terutama dalam menghadapi tantangan bonus demografi,” jelas Warsito

Pemerintah juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta untuk mempercepat pencapaian target-target pembangunan manusia. Hal ini juga tercermin dalam upaya penguatan sistem data penduduk, yang merupakan fondasi utama untuk merancang kebijakan yang tepat guna.

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap Indonesia dapat memanfaatkan bonus demografi dengan sebaik-baiknya. Menghasilkan SDM yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global pada tahun 2040.

Untuk diketahui, INDEF 100 Ekonom bertujuan untuk memberikan sumbangsih pemikiran, Ide, dan gagasan terbaru yang disampaikan oleh para ekonom kepada pemerintah baru sebagai strategi atas perbaikan kondisi perekonomian saat ini dan yang akan datang.

Forum ini akan menjadi wadah urun rembuk untuk menerima rumusan masukan dan pemikiran dari para ekonom Indonesia yang dapat memperkuat kebijakan dalam mengakselerasi ekonomi Indonesia.

Selain itu, acara ini menghasilkan buku berisi sumbangsih pemikiran 100 Ekonom Indonesia yang akan diserahkan untuk Presiden Republik Indonesia.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

5 Orang Luka, 41 Bangunan dan 12 Kendaraan Rusak, Ledakan di Resto Nasi Tempong Pakuwon City

6 Oktober 2026 - 11:54 WIB

MTs Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang Kebakaran, Ruang 8 X 20 M Produksi Air Kemasan Ludes

5 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (65): Suku Indian Diasingkan di Tanahnya Sendiri

5 Oktober 2026 - 19:29 WIB

HUT TNI ke-81, Polres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang

5 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kisah Jasad Deni Chandra Warga Mojowangi Jombang Ditemukan di Perairan Teluk Popoh Tulungagung

5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Kerja Bareng Olivia Zalianty-Ndaru Kusumo dan Isyana Sarasvati Lahirkan Ochestra: Pancasila 1 Oktober

5 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Diduga Depresi Berat, Seorang Pria Nekad Gantung Diri

4 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Kapolda Jambi Fighter Mach 2026: Dede Sunandar Pingsan Kena KO Vicky Prasetyo

4 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Selesai Membacok Pacar Hingga Tewas, Perempuan 21 Tahun Ini Telepon 110 ke Polres Gresik

3 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Trending di News