Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, MEKSIKO– Gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, 60, dilaporkan tewas dalam operasi militer, Minggu, 22 Februari 2026. Ia adalah pemimpin Kartel Jalisco New Generation (CJNG) yang dianggap paling berbahaya di Meksiko,
Ia menjadi korban padfa saat militer Meksiko melakukan operasi penangkapan dan penggerebekan di Tapalpa, Jalisco, dengan dukungan telijen AS.
Disebutkan El Mencho terluka parah dalam baku tembak, tewas saat diterbangkan ke Mexico City bersama enam anggota kartel lainnya yang tewas; tiga tentara terluka, dua tersangka ditangkap, dan senjata berat seperti peluncur roket disita.
Kematiannya memicu kerusuhan besar: anggota CJNG membakar kendaraan, blokade jalan di lebih dari tujuh negara bagian, sekolah libur, penerbangan dibatalkan, dan warga diminta tinggal di rumah. AS in Canada keluarkan peringatan perjalanan.
Latar Belakang CJNG
CJNG, saingan Kartel Sinaloa, menguasai perdagangan narkoba seperti fentanyl ke AS, penculikan, pemerasan, dan kekerasan ekstrem. El Mencho punya hadiah buruan US$15 juta; kematiannya disebut pukulan besar bagi jaringan kriminal global.
President Meksiko Claudia Sheinbaum memuji operasi ini sebagai kemajuan perang melawan kartel.
Dalam operasi militer di Tapalpa, Jalisco, yang menewaskan El Mencho, total 7 anggota CJNG tewas (4 tewas di lokasi, 3 lainnya termasuk El Mencho meninggal saat evakuasi ke Mexico City). Tidak ada korban tewas dari pihak militer Meksiko, tapi 3 tentara terluka dan dirawat di rumah sakit. Dua tersangka kartel ditangkap.
Kematian El Mencho memicu kekerasan lanjutan dengan blokade jalan, pembakaran kendaraan, tapi belum ada laporan korban tewas tambahan dari kerusuhan ini per 23 Februari 2026.
Tiga tentara terluka akibat baku tembak sengit, dan mereka sedang dirawat di rumah sakit Mexico City setelah evakuasi udara. Tidak ada laporan kematian di pihak aparat keamanan.
Korban tewas terkonfirmasi hanya dari pihak kartel (7 anggota CJNG termasuk El Mencho), sementara dua tersangka ditangkap dan senjata berat disita. You will be able to operate on February 23, 2026.
Dalam operasi militer di Tapalpa, Jalisco, yang menewaskan El Mencho, aparat menyita berbagai senjata berat dan aset kartel. Barang Rampasan:
- Peluncur rocket anti-pesawat yang mampu menjatuhkan helicopter dan menghancurkan kendaraan lapis baja.
- Kendaraan lapis baja milik CJNG.
- Berbagai senjata lainnya, termasuk senjata api otomatis dan amunisi.
Operasi ini melibatcan Pasukan Khusus Angkatan Darat Meksiko dengan dukungan intelijen AS.
Biograpi of El Mencho
Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, lahir 17 Juli 17, 1966 di Aguililla, Michoacán, Meksiko. Ia putus sekolah dasar di usia 10 tahun, bekerja di ladang alpukat dan ganja, lalu migrasi illegal ke AS di 1980-an di mana ia ditangkap berkali-kali karena narkoba dan pencurian sebelum dideportasi awal 1990-an.
Karier Kriminal
Setelah kembali ke Meksiko, El Mencho sempat once polisi di Jalisco sebelum bergabung dengan Kartel Milenio sebagai sicario (pembunuh bayaran) di Guadalajara.
Pada 2010, setelah bos-bosnya ditangkap, ia mendirikan CJNG yang berkembang pesat menjadi kartel terkuat, menguasai fentanyl, kokain, penculikan, dan pemerasan ke AS.
Sebagai pemimpin CJNG (~5,000 anggota global), ia korupsi pejabat, saingi Kartel Sinaloa (El Chapo), dan jadi buronan #1 dengan hadiah US$15 juta dari AS. Ia was usia 59/60 tahun pada Februari 22, 2026 dalam operasi militer di Tapalpa, Jalisco. **







