Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Menko PMK Pratikno: Kita Beda Agama, Tapi Bersaudara dalam Kemanusiaan

badge-check


					Menko P{MK, Pratikno menyatakan, meskipun kita berbeda agama tapi tetap bersaudara dalam kemanusiaan. (Foto: KREDONEWS.COM/ Anwar Hudijono) Perbesar

Menko P{MK, Pratikno menyatakan, meskipun kita berbeda agama tapi tetap bersaudara dalam kemanusiaan. (Foto: KREDONEWS.COM/ Anwar Hudijono)

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Hadi S Purwanto

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, kita ini keluarga Pancasila. Berbeda-beda agama tapi tetap satu. Walaupun kita beda dalam iman, tapi kita bersaudara dalam kemanusiaan.

Pratikno mengatakan hal itu dalam acara Senin Bersinergi (SENERGI) yang diikuti oleh seluruh pegawai di Ruang Heritage Kantor Kemenko PMK, pada Senin (30/12/2024).

Kegiatan ini sekaligus menjadi perayaan Natal di Kantor Kemenko PMK. Dalam kesempatan itu, Menko PMK Pratikno memberikan ucapan selamat Natal kepada para pegawai yang merayakan.

Ia menekankan agar toleransi antar umat beragama terus terjaga, termasuk dalam lingkup kantor.

“Saya ingin tegaskan bahwa kita ini keluarga Pancasila. Berbeda-beda agama tapi tetap satu. Walaupun kita beda dalam iman, tapi kita bersaudara dalam kemanusiaan” katanya.

“Kita mengucapkan selamat Natal untuk teman-teman Kristiani,” lanjutnya.

Selain itu, Pratikno menekankan bahwa nilai toleransi, gotong royong, dan kerja sama merupakan bagian dari pembangunan manusia dan kebudayaan.

Menurutnya, pengalaman nilai-nilai tersebut adalah cara untuk mewujudkan “smart ministry”.

Maka dari itu, untuk mewujudkan toleransi, yang harus dilakukan adalah menyimpan dan mencatat berbagai memori baik, serta menyingkirkan nilai-nilai buruk seperti berita negatif dan hoaks.

“Untuk menjaga toleransi, kebersamaan, dan sebagainya, kita harus bekerja keras untuk memproses good memories, tentang kebersamaan, persahabatan, perbedaan,” jelasnya.

Kegiatan SENERGI kali ini menghadirkan narasumber Wakil Menteri Pendidikan Tinggi (Wamendikti) Stella Christie. Stella, yang merupakan pakar Cognitive Science, menjelaskan bahwa kemampuan kognitif bisa dimaksimalkan untuk membangun “smart ministry”, sesuai dengan tujuan Menko PMK Pratikno.

Stella menyampaikan, untuk membentuk kognitif yang baik dalam menyusun kebijakan, kemampuan berpikir harus diasah dan mengandalkan bukti-bukti ilmiah. Kemudian, bukti ilmiah dari kebijakan yang dibentuk harus diukur kualitasnya dan dielaborasi melalui diskusi.

“Kalau kita ingin membangun smart ministry, kita harus melihat bukti ilmiah apa yang sungguh membangun manusia, dan kemudian pengukuran apakah kebijakan bisa meningkatkan pembangunan manusia,” ujar Stella.

Stella Christie juga menekankan pentingnya belajar untuk belajar atau “learning to learn” guna mengasah kognitif. Hal ini penting agar dalam mengasah kemampuan kognitif, kita bisa memahami cara memproses informasi dengan baik, mengatur strategi belajar, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis.

Di akhir kegiatan, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa Kemenko PMK saat ini menghadapi tantangan berat, seperti mengurusi urusan pendidikan, kesehatan, gizi, bencana, dan lainnya. Maka dari itu, ia berpesan kepada seluruh pegawai agar menikmati proses mengabdi untuk pembangunan manusia Indonesia.

“Jadi, hidup itu perjuangan. Kenikmatan itu bukan capaian, kenikmatan itu perjuangannya,” ucapnya. (*/ANO)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tribun Acara Drift Nasional di GOR Satria Purwokerto Ambruk, 75 Orang Luka-luka

27 Juli 2026 - 01:57 WIB

Warga Gelar Tasyakuran, PT Jian You Indonesia Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Gambiran Mojoagung

26 Juli 2026 - 20:45 WIB

Polemik Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T: Sorotan DPR-Respons Agrinas

26 Juli 2026 - 19:23 WIB

Menyoal Aturan Larangan Rekam SP2DK

26 Juli 2026 - 19:11 WIB

Terbakar Hebat Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi: 70 Rumah Hangus 420 Jiwa Ditampung di Masjid

26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Anti-Kriminalitas Berhadiah Hingga Rp50 Juta: Yusril Kritisi Sayembara Dedi Mulyadi

26 Juli 2026 - 18:03 WIB

Sutrimo Orang Kepercayaan Keluarga Febrie Adriansyah, Meninggal Mendadak Keluar Cairan dari Mulut dan Hidung

26 Juli 2026 - 17:06 WIB

Jubir IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN

26 Juli 2026 - 13:30 WIB

Lira Datangi Kejari, Tanya Kelanjutan Hasil Pemeriksaan Kas Kosong KPRI Sejahtetara Jombang

26 Juli 2026 - 11:22 WIB

Trending di News