Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, MOJOKERTO– Ratusan santri dan santriwati di Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Jawa Timur, mengeluh sakit setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa soto ayam pada Jumat, 9 Januari 2026.
Korban mencapai sekitar 152 pelajar dan santri dari enam lembaga pendidikan, termasuk Ponpes Alhidayah dan Ponpes Mahad An Nur. Gejala muncul malam harinya, seperti pusing, mual, muntah, sakit perut, dan diare.
Mereka dirawat di puskesmas setempat, RSUD Prof dr Soekandar, dan RS Sumberglagah, dengan sebagian ditangani langsung di asrama pesantren oleh tim medis gabungan. Kondisi korban dilaporkan stabil dan mendapat perawatan intensif.
Penyelidikan
MBG ini diduga dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Ponpes Alhidayah, sebagai pembagian pertama pasca-libur semester. Pihak Kodim 0815/Mojokerto telah bergerak untuk investigasi cepat terkait dugaan keracunan makanan.
Dokter Mustakim, Kepala Puskesmas Pesanggrahan Kutorejo, memberikan keterangan utama terkait jumlah korban (19 orang awal, termasuk 17 santri, satu ustazah, dan satu siswa SMPN 2 Kutorejo) serta gejala dan penanganan medis.
Widya, ustazah pendamping dari Ponpes Alhidayah, melaporkan 17 santri dan satu ustazah dirawat di Puskesmas Gondang. Siswa seperti Azizah dari MA Alhidayah juga berbagi pengalaman tentang menu soto ayam MBG yang menjadi pembagian pertama pasca-libur. **






