Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Kasus Penikaman Tiga Bocah di Deli Serdang, Ayah Korban Hanya Minta Keadilan

badge-check


					Petugas kepolisian Meda mendatangi rumah keluarga korban yang menjadi korban penusukan dua di antaranya tewas, ayah korban hanya minta keadilan kepad aparat kepolisian, Selasa 10 Desember 2024. Perbesar

Petugas kepolisian Meda mendatangi rumah keluarga korban yang menjadi korban penusukan dua di antaranya tewas, ayah korban hanya minta keadilan kepad aparat kepolisian, Selasa 10 Desember 2024.

KREDONEWS.COM, MEDAN- Tidak pernah dibayangkan oleh Hertawan Lawolo (31) dan Rinaldi Simarmata (29) bahwa 3 anaknya yang masih kecil ditikam oleh tetangganya sendiri. Bahkan 2 di antaranya meninggal dunia setelah mendapatkan luka serius di perutnya.

Kedatangan jenazah anak mereka dari RS Bhayangkara disambut isak tangis keluarga. Terkini 2 anaknya berinisial D (2) dan OS (5) telah dikuburkan di Tanjung Mulia. Sementara NS (7) masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Murni Teguh.

Ibu korban yang bernama Hertawan tak kuasa membendung tangisnya. Sebab, anaknya yang saban hari ia tinggal kerja meninggal dunia dibunuh tetangganya sendiri.

“Saya merasa mimpi dan masih tidak percaya kalau anak saya terjadi begitu. Sampai sekarang saya tidak bisa jika harus kehilangan mereka, saya gak bisa tidur dan gak bisa makan sampai sekarang. Saya belum bisa kehilangan mereka karena kesehariannya ke mana-mana selalu saya bawa mereka berdua,” ujar Hertawan, Selasa sore, 10 Desember 2024.

Saat tragedi berdarah itu terjadi, Hertawan seperti biasa tengah bekerja sebagai seorang perawat di Rumah Sakit Murni Teguh. Dari suaminyalah ia mendapat kabar bahwa anaknya telah ditikam oleh tetangganya sendiri.

Saat mengantar penumpang, Rinaldi sempat bertemu dengan Rudi (tersangka) di jalan raya. Saat itu Rudi sedang mengayuh sepedanya dengan tergesa-gesa dan menggunakan sebuah jaket.

“Saya tidak tahu di situ dia habis melakukan tindakan pembunuhan (terhadap anak saya). Ketika saya sudah di Bandar Setia mau turun ke jembatan titi Tembung, saya ditelpon sama tetangga sebelah dan mendapat kabar anak saya kecelakaan,” sebutnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Digaji Rp76.000, Menteri Buka Suara

15 Juli 2026 - 20:11 WIB

Trending di Nasional