Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang. DLH Jombang aktif menginisiasi berbagai program pengelolaan lingkungan termasuk pengelolaan sampah dengan melibatkan masyarakat melalui fasilitas seperti Bank Sampah Unit dan program-program berkelanjutan seperti Greenmart dan Greenfill, dengan pelaksanaan terakhir pada Jumat, 14 November 2025.
Demikian penjalan Jombang adalah Miftahul Ulum, S.T, M.Si, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang pada tahun 2025, juga Elvira Yuniarti, S.T., M.Kes., Kepala Bidang Pengendalian, Pengawasan, dan Penegakan DLH Jombang.
DLH berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan lestari melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah, program Greenmart hadir sebagai inovasi yang menghubungkan hasil penimbangan sampah di Bank Sampah Unit dengan kebutuhan sehari-hari warga.
Melalui penukaran poin yang diperoleh dari penjualan sampah, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok seperti minyak goreng dalam kemasan botol yang disediakan pada pelaksanaan kali ini.
Keunikan program ini tidak hanya pada kemudahan penukaran, namun juga pada upaya keberlanjutan yang diusung lewat pemanfaatan ulang kemasan minyak goreng.
Kemasan tersebut nantinya berpotensi digunakan kembali dalam program Greenfill, sehingga mengurangi volume sampah baru dan mendukung pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Dengan langkah sederhana ini, masyarakat diajak untuk lebih sadar dan aktif dalam menjaga lingkungan, mulai dari memilah sampah di rumah hingga memanfaatkan program yang tersedia sebagai bagian dari gaya hidup hijau. Konsep ini membuktikan bahwa perubahan besar terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilaksanakan secara konsisten dan bersama-sama.
DLH Kabupaten Jombang optimis bahwa keberlanjutan program ini akan memicu semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat luas. Bersama-sama, mereka dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari, menjadikan pengelolaan sampah bukan sekadar kewajiban, tetapi sebuah gerakan positif menuju masa depan yang lebih baik. **






