Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Perayaan Tahun Baru Imlek menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tradisi ini sarat nilai budaya, spiritualitas, serta kebersamaan keluarga.
Selain perayaan budaya, Imlek juga identik dengan ritual keagamaan dan sembahyang. Kegiatan ibadah tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan tahun baru lebih baik.
Sembahyang Imlek dapat dilaksanakan di klenteng, vihara, maupun rumah masing-masing. Praktik ini dilakukan oleh umat Konghucu, Buddha, dan Taoisme sesuai tradisi leluhur.
Tahun Baru Imlek atau Yinli menandai datangnya musim semi dalam penanggalan Tiongkok. Momen ini biasanya dirayakan melalui doa, tradisi keluarga, serta kegiatan budaya.
Perayaan juga identik dengan pemberian angpao, pertunjukan seni, dan kembang api. Namun bagi sebagian masyarakat, aspek spiritual tetap menjadi inti utama perayaan.
Rangkaian sembahyang biasanya dimulai sebelum pergantian tahun hingga beberapa hari setelahnya. Setiap ritual memiliki makna simbolis terkait harapan, syukur, dan penghormatan leluhur.
Di Indonesia, Imlek dirayakan satu hari sebagai hari libur nasional. Sementara di Tiongkok, rangkaian perayaan berlangsung hingga 15 hari berturut-turut.
Dikutip dari buku Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti oleh Kemendikbud, berikut jenis dan urutan sembahyang yang dilakukan selama Imlek:
1. Sembahyang Zhu Xi atau Chuxi
Ritual Zhu Xi atau Chuxi biasanya dilakukan pada malam pergantian tahun Imlek. Ibadah ini biasanya berlangsung di rumah dengan doa kepada leluhur sekitar tengah malam.
2. Sembahyang Xinnian
Sembahyang Xinnian dilakukan pada pagi hari pertama Tahun Baru Imlek. Umat berdoa memohon keberkahan, kesehatan, dan kehidupan lebih baik sepanjang tahun.
3. Sembahyang Jingtiangong
Ritual Jingtiangong dilaksanakan pada hari kedelapan bulan pertama penanggalan Kongzili. Ibadah ini menjadi bentuk penghormatan kepada Tian sekaligus komitmen hidup lurus.
4. Sembahyang Yuanxiao
Sembahyang Yuanxiao menutup rangkaian ibadah Imlek menjelang Cap Go Meh. Ritual ini biasanya dikaitkan dengan malam purnama dan harapan keharmonisan kehidupan.***











