Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, SUMEDANG- Sebuah peristiwa penemuan mayat menggegerkan warga dusun Gamlung, RT 02 RW 06, desa Pamulihan, kecamatan Pamulihan, kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Ada mayat tersebut adalah Diar Sugiarti, 34, seorang wanita warga setempat yang dilaporkan hilang sejak Sabtu, 5 April 2025 sekitar pukul 12.00 WIB.

Mayat ditemukan pada Rabu dini hari, 9 April 2025, sekitar pukul 03.00 WIB, di dalam goronggorong saluran drainase jembatan penyeberangan Tol Cisumdawu yang berdiameter sekitar satu meter dan penuh lumpur serta batu.
Kapolsek Pamulihan, IPTU Tri Sunu Suparjianto, yang menjelaskan proses evakuasi dan kondisi korban yang dilakukan tim BPBD Sumedang.
Penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Atep. Saat lewat, saksi mencium bau menyengat dan menemukan pakaian serta bagian tubuh manusia di goronggorong tersebut. Setelah memastikan dengan warga lain, diketahui bahwa mayat itu adalah keluarga yang sebelumnya melaporkan kehilangan korban.
Proses evakuasi jenazah berlangsung sulit karena posisi korban berada di dalam gorong-gorong dengan penutup besi tebal. Petugas gabungan dari BPBD, TNI/Polri, Damkar, PMI, dan masyarakat setempat menggunakan alat las untuk membongkar penutup gorong-gorong dan berhasil mengevakuasi jenazah sekitar pukul 11.30 WIB.
Hasil pemeriksaan medis sementara oleh dokter puskesmas Pamulihan menunjukkan korban sudah meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
Korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan sering menjalani pemeriksaan di puskesmas.
Korban juga diketahui sering berada di sekitar lokasi penemuan mayat, yaitu jembatan penyebrangan Tol Cisumdawu. Setelah evakuasi, jenazah korban disolatkan di lokasi dan kemudian dimakamkan oleh keluarga di wilayah Pamulihan, Sumedang. **
**