Menu

Mode Gelap

Headline

Hilang 4 Hari, Jasad Perempuan Ditemukan di Dalam Pipa Saluran Air Tol di Sumedang

badge-check


					Tim BPBD Sumedang menggunakan las untuk membuka pipa drainase untuk mengeluarkan jenazah perempuan yang ditemukan meninggal di dunia di dalam pipa drainase  jembatan penyeberangan Tol Cisumdawu di Dusun Gamlung, Desa Pamulihan, Sumedang. Instagram@sumedangekspresnews Perbesar

Tim BPBD Sumedang menggunakan las untuk membuka pipa drainase untuk mengeluarkan jenazah perempuan yang ditemukan meninggal di dunia di dalam pipa drainase jembatan penyeberangan Tol Cisumdawu di Dusun Gamlung, Desa Pamulihan, Sumedang. Instagram@sumedangekspresnews

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SUMEDANG- Sebuah peristiwa penemuan mayat menggegerkan warga dusun Gamlung, RT 02 RW 06, desa Pamulihan, kecamatan Pamulihan, kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Ada mayat tersebut adalah Diar Sugiarti, 34, seorang wanita warga setempat yang dilaporkan hilang sejak Sabtu, 5 April 2025 sekitar pukul 12.00 WIB.

Mayat ditemukan pada Rabu dini hari, 9 April 2025, sekitar pukul 03.00 WIB, di dalam goronggorong saluran drainase jembatan penyeberangan Tol Cisumdawu yang berdiameter sekitar satu meter dan penuh lumpur serta batu.

Kapolsek Pamulihan, IPTU Tri Sunu Suparjianto, yang menjelaskan proses evakuasi dan kondisi korban yang dilakukan tim BPBD Sumedang.

Penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Atep. Saat lewat, saksi mencium bau menyengat dan menemukan pakaian serta bagian tubuh manusia di goronggorong tersebut. Setelah memastikan dengan warga lain, diketahui bahwa mayat itu adalah keluarga yang sebelumnya melaporkan kehilangan korban.

Proses evakuasi jenazah berlangsung sulit karena posisi korban berada di dalam gorong-gorong dengan penutup besi tebal. Petugas gabungan dari BPBD, TNI/Polri, Damkar, PMI, dan masyarakat setempat menggunakan alat las untuk membongkar penutup gorong-gorong dan berhasil mengevakuasi jenazah sekitar pukul 11.30 WIB.

Hasil pemeriksaan medis sementara oleh dokter puskesmas Pamulihan menunjukkan korban sudah meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan sering menjalani pemeriksaan di puskesmas.

Korban juga diketahui sering berada di sekitar lokasi penemuan mayat, yaitu jembatan penyebrangan Tol Cisumdawu. Setelah evakuasi, jenazah korban disolatkan di lokasi dan kemudian dimakamkan oleh keluarga di wilayah Pamulihan, Sumedang. **

**

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rais Aam PBNU Sampaikan Segera Gelar Muktamar

30 November 2025 - 18:14 WIB

Empat Orang Sekeluarga Tewas Seketika Satu Balita Luka-luka, Akibat KA Mutiara Hantam Accord di Beji Pasuruan

30 November 2025 - 18:07 WIB

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI Kota Mojokerto Digelar dengan Sederhana

30 November 2025 - 13:09 WIB

Bupati Mojokerto Salurkan BLT Sementara Senilai 47 M

30 November 2025 - 12:53 WIB

Gunung Semeru Meletus Tiga Kali Sehari setelah Statusnya Diturunkan

30 November 2025 - 12:02 WIB

Bupati Pasuruan Dorong Petani Kelola Greenhouse Melon dengan Strategi Bisnis Berkelanjutan

30 November 2025 - 11:45 WIB

Pemerintah Targetkan 300 ribu Jembatan di Seluruh Daerah Terpencil

30 November 2025 - 11:22 WIB

Veronika Tan Bahas Sunat Untuk Perempuan dari Sejumlah Sudut Pandang

30 November 2025 - 09:44 WIB

Ayah Kandung Jaminkan Anak untuk Utang Rp 25 Juta di Gresik, Kini Dikembalikan ke Ibu Kandung di Tasikmalaya

30 November 2025 - 00:04 WIB

Trending di Headline