Penulis: Sapteng M. Nunggal | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, MALANG – Proses pencarian selama satu minggu akhirnya membuahkan hasil di sungai Glidik, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur, saat jenazah Rika Julia Safitri (27) berhasil ditemukan di Pantai Rowobendo, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Sabtu, 8 November 2025.
Sementara itu hingga Rabu, 19 November 2025 ini, anak Rika Julia Safitri, bernama Aldafiatul Rifka Salimah (6 tahun), hingga saat ini belum ditemukan. Korban adalah warga Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Setelah jenazahnya ditemukan di Banyuwangi, jenazah tersebut dibawa pulang ke kediamannya di Desa Lebakharjo untuk dimakamkan di sana.
Suami, korban (Rika Julia Safitri), dan anaknya saat kejadian sedang dalam perjalanan menyeberangi jembatan kayu di Sungai Glidik, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang pada Sabtu, 1 November 2025.
Mereka menggunakan sepeda motor dan hendak menyeberang sungai ketika tiba-tiba arus sungai meningkat deras dan menyebabkan jembatan kayu rusak. Suami korban, Teguh Srianto, sempat berusaha menepi sambil memegang istrinya, namun pegangan terlepas akibat derasnya arus air sungai yang kemudian menyeret ibu dan anaknya terbawa arus.
Jenazah Rika ditemukan di kawasan Pantai Rowobendo, Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu, 8 November 2025.
Demikian keterangan Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, setelah selesai polisi melakukan proses identifikasi jenazah korban dan keterlibatan keluarga dalam memastikan identitas.
Teguh Srianto, juga memberikan keterangan langsung saat memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah istrinya. Jadi, dua pihak utama yang memberi keterangan adalah AKP Bambang Subinajar dari polisi dan suami korban, Teguh Srianto.
Awalnya identitas korban belum diketahui hingga keluarga melakukan pencocokan di RSUD Blambangan Banyuwangi dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Rika.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengonfirmasi bahwa suami korban, Teguh Srianto (34), ikut langsung ke Banyuwangi untuk memastikan identitas sang istri. Teguh mengenali jasad Rika dari ciri fisik dan pakaian yang dikenakan saat kejadian.
“Setelah dilakukan pemeriksaan dan pencocokan oleh keluarga di RSUD Blambangan Banyuwangi, jenazah dipastikan benar atas nama Rika Julia Safitri,” terang Bambang.
Kini jenazah Rika sedang dalam perjalanan menuju rumah duka di Dusun Lebaksari, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, untuk proses pemakaman serta penghiburan keluarga yang berduka.
Sabtu, 1 November 2025, saat Rika bersama suami dan anaknya hendak menyeberangi jembatan kayu di atas Sungai Glidik yang berada di perbatasan Malang-Lumajang.
Teguh berhasil menyelamatkan diri meskipun mengalami syok berat, sedangkan Rika dan anak perempuannya terseret arus dan dinyatakan hilang.
Pencarian segera dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Basarnas, pemerintah desa, nelayan, dan warga setempat, dengan cara penyisiran mulai dari Sungai Glidik hingga perairan sekitar Pantai Licin, meskipun sempat terkendala cuaca buruk. **








