Menu

Mode Gelap

News

Fadli Zon Minta agar Aceh ada Bioskop yang Sudah Mati Sejak 2001

badge-check


					Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat melakukan kunjungan kera di Aceh, 13 Januari 2025. Instagram@fadlizon Perbesar

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat melakukan kunjungan kera di Aceh, 13 Januari 2025. Instagram@fadlizon

Penulis: Hadi S. Purwanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, menyarankan agar dibangun bioskop di Aceh, satu-satunya provinsi di Indonesia yang diberi keistimewaan untuk menerapkan Syariat Islam. Dia mencontohkan Arab Saudi yang punya banyak bioskop.⁠

Soal saran membangun bioskop di Aceh, Fadli Zon menjelaskan saat ini ekosistem film di Indonesia sedang bagus-bagusnya. Adapun, bioskop terakhir di Aceh diperkirakan tutup pada pertengahan 1990-an, sebelum Syariat Islam diberlakukan mulai 2001.

Dia menjelaskan agar insan perfilman menyampaikan Indonesia kekurangan layar-layar bioskop., pernyataan itu kepada Wakil Gubernur Aceh terpilih, serta Wali Nangroe Aceh.

“Kita perlu, saya bilang kepada beliau juga bioskop-bioskop di Aceh. Tapi tentu ini karena Aceh ini agak spesifik. Karena Aceh ini menggunakan syariat Islam. Jadi perlu ada mungkin penyesuaian dan adaptasi di situ,” kata Fadli.⁠

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengusulkan pembangunan bioskop di Aceh dalam sebuah kuliah umum yang disampaikan pada Senin, 13 Januari 2025, di Aula Utama Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, yang terletak di Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar.

Fadly Zon menyatakan bahwa rencana ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi karya anak bangsa dan menekankan pentingnya bioskop sebagai medium ekspresi budaya.

Ia juga mencatat bahwa untuk merealisasikan rencana tersebut, perlu ada perubahan kecil dalam peraturan yang berlaku di Aceh

Usulan ini mendapat kritik dari beberapa sineas lokal, yang menilai bahwa fokus pada pembangunan bioskop adalah langkah yang ketinggalan zaman, mengingat perkembangan teknologi dan tren digital saat ini. Mereka berargumen bahwa banyak orang kini lebih memilih menonton film melalui platform Over-The-Top (OTT) daripada pergi ke bioskop. **
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramai Skandal Inara–Insanul Fahmi, Kerja Sama Endorse Berguguran

30 November 2025 - 12:24 WIB

Bupati Pasuruan Dorong Petani Kelola Greenhouse Melon dengan Strategi Bisnis Berkelanjutan

30 November 2025 - 11:45 WIB

Ayah Kandung Jaminkan Anak untuk Utang Rp 25 Juta di Gresik, Kini Dikembalikan ke Ibu Kandung di Tasikmalaya

30 November 2025 - 00:04 WIB

Kesulitan Bahan Makanan, Massa Juga Menjarah Gudang Bulog Pondok Batu Perbatasan Sibolga-Tapteng

29 November 2025 - 23:23 WIB

Korupsi Rp 16,6 Miliar, Kejaksaan Enrekang Menahan Empat Mantan Pengurus BAZNAS

29 November 2025 - 22:56 WIB

Elon Musk Beri Langganan Gratis Starlink Sampai Desember di Wilayah Indonesia Terdampak Banjir

29 November 2025 - 22:31 WIB

98 Korban Jiwa Banjir Bandang di Padang Panjang, 2 Prajurit TNI dan Satu Polri Ditemukan Tewas

29 November 2025 - 21:57 WIB

Lapar Ekstrem di Tapteng, Warga Korban Banjir Bandang Menjarah Puluhan Minimarket dan Distribusi Logistik BNPB

29 November 2025 - 20:46 WIB

Viral, Tanpa Api tapi Membara di Pelaminan, Sang Mantan Cantik Tiba-tiba Datang Nantangin

29 November 2025 - 15:17 WIB

Trending di Life Style