Penulis: Mayang Kresnaya Mahasdhika | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, BANDUNG– Seorang perempuan bernama Enok, 43, warga di Kampung Cijagra, Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, dilaporkan hilang pada Senin dan hingga Rabu 4 Januari 2026, belum ditemukan keberadaanya.
Ditemukan bukti, lantai kamar mandi rumahnya amblas, diduga menyebabkan ia terjatuh masuk ke sungai dan terbawa arus Sungai Cijagra.
Kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat Enok menuju kamar mandi atau dapur; lantai tiba-tiba jebol karena pondasi terkikis arus sungai yang deras akibat hujan deras sebelumnya.
Anaknya menemukan lubang besar di area tersebut dan ibunya sudah tak ada, sehingga laporan segera disampaikan ke aparat desa polisi.
Tim gabungan meliputi BPBD, Basarnas, Damkar, Polsek Soreang, aparat desa, dan warga telah menyisir bantaran Sungai Cijagra sejak Selasa (3/2/2026), namun hingga Rabu (4/2/2026) Enok belum ditemukan.
Kapolsek Soreang, Kompol Oeng Hoeruman, konfirmasi pencarian terus berlangsung meskipun aliran air sungai mulai normal.
Rumah Enok berbatasan langsung dengan sungai, dengan pondasi rawan erosi; warga kini memasang batu-batu besar untuk perbaikan sementara. Debit sungai meningkat drastis karena kiriman air hulu, meninggalkan dua lubang besar di kamar mandi dan dapur.
Pencarian Enok (43) Sungai Cijagra, Kabupaten Bandung, memasuki hari ketiga pada Rabu (4/2/2026) dengan perluasan area ke kawasan curug atau air terjun di hulu sungai.
Tim SAR mendatangi Basarnas, BPBD, Damkar, Polsek Soreang, TNI, dan warga menggunakan dua unit Landing Craft Rubber (LCR) untuk menyisir aliran sungai dari Jatinangor menuju Cilame.
Fokus beralih ke hulu berdasarkan laporan warga yang melihat sosok mirip korban—bertubuh pendek, memakai çana jeans dan baju atas tertutup—di area curug kemarin.
Aliran udara sungai mulai menurun namun masih berlumpur dan sempit, menyulitkan pergerakan perahu karet sehingga tim berhati-hati untuk menghindari korban tambahan. Hingga kini, Enok belum ditemukan meski penyisiran intensif dilakukan sepanjang 1 km aliran sungai.
Petugas meminta warga bantaran sungai melapor jika menemukan tanda-tanda korban, sambil mengumumkan risiko erosi bangunan di kawasan rawan longsor seperti Cijagra.
Kronologi
-
Senin, 2/2/2026, pukul 16.00 WIB : Enok (43) menuju kamar mandi/dapur di rumahnya, Kampung Cijagra; lantai tiba-tiba jebol karena pondasi terkikis arus Sungai Cijagra pasca-hujan deras.
-
Pukul 16.05-16.10 WIB : Anak Enok tiba di lokasi, menemukan dua lubang besar (kamar mandi & dapur); ibunya hilang, diduga jatuh dan terseret arus.
-
Pukul 17.00 WIB : Keluarga laporkan ke aparat desa & Polsek Soreang; warga cek sungai malam itu tapi nihil.
-
Selasa, 3/2/2026 halaman : Tim gabungan (BPBD, Basarnas, Damkar, Polsek Soreang, TNI, warga) mulai SAR bantaran sungai 1 km dari Jatinangor ke Cilame pakai LCR. **







