Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Divonis Leukumia, Asma Al-Assad Gugat Cerai Bashar di Pengadilan Moskow Ingin Kembali ke London

badge-check


					Pasangan suami istri Bashar Al-Assad dan istrinya Asma, terusir dari Suriah, Kini sangk istri minta cerai dan ingin kembali kew London, setelah divonis kena leukemia. Instagram@Bashar_Al-Assad Perbesar

Pasangan suami istri Bashar Al-Assad dan istrinya Asma, terusir dari Suriah, Kini sangk istri minta cerai dan ingin kembali kew London, setelah divonis kena leukemia. Instagram@Bashar_Al-Assad

Penulis: Yuven Sugiarno | <>: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOWKOW- Asma al-Assad, 49, istri dari mantan presiden Suriah Bashar al-Assad, 59, telah mengajukan gugatan cerai di pengadilan Rusia dan menyatakan keinginannya untuk kembali ke London.

Laporan ini muncul pada hari Senin, tanggal 23 Desember 2024, menyusul ketidakpuasan Asma terhadap kehidupan mereka di Moskow setelah keluarga Assad melarikan diri ke Rusia pasca jatuhnya rezim Bashar al-Assad.

Asma, yang telah didiagnosis dengan leukemia, merasa tidak mendapatkan perawatan medis yang memadai di Moskow. Dia juga meminta izin khusus untuk meninggalkan Rusia dan kembali ke Inggris untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik

Sebelum menikah dengan Bashar al-Assad pada tahun 2000, Asma adalah seorang bankir investasi di London dan memiliki kewarganegaraan ganda Inggris-Suriah.

Gugatan cerai ini dapat menambah kompleksitas situasi politik keluarga Assad. Jika permohonan Asma untuk pindah ke London diterima, hal ini bisa melemahkan posisi keluarga Assad di Rusia, terutama mengingat bahwa Bashar al-Assad saat ini menghadapi pembatasan ketat dan asetnya telah dibekukan oleh otoritas Rusia.

Keluarga Assad kini berada dalam situasi yang sulit, dengan banyak pertanyaan mengenai bagaimana proses perceraian akan berlangsung mengingat latar belakang hukum mereka di Suriah.

Hingga saat ini, Bashar al-Assad belum memberikan komentar resmi mengenai gugatan cerai yang diajukan oleh istrinya, Asma al-Assad. Menurut laporan, baik Bashar maupun Asma tidak mengeluarkan pernyataan setelah berita ini mencuat di media, meskipun situasi ini menambah kompleksitas pada tantangan yang dihadapi oleh keluarga Assad di Rusia.

Asma mengajukan gugatan cerai dan permohonan untuk kembali ke London, dengan alasan ketidakpuasan terhadap kehidupan mereka di Moskow. Sumber yang dekat dengan pasangan tersebut menyebutkan bahwa Asma merasa tidak mendapatkan perawatan medis yang memadai di Rusia setelah didiagnosis menderita leukemia.

Kondisi ini dapat mempengaruhi posisi politik dan sosial keluarga Assad, terutama mengingat bahwa mereka saat ini berada di bawah pembatasan ketat dari otoritas Rusia, termasuk larangan bagi Bashar untuk terlibat dalam kegiatan politik atau meninggalkan Moskow.

Bashar al-Assad dan Asma al-Assad menikah pada Desember 2000. Pasangan ini memiliki tiga anak, masing-masing: Hafez al-Assad – lahir pada tahun 2001; Zein al-Assad – lahir pada tahun 2003; Karim al-Assad – lahir pada tahun 2004.

Keluarga ini telah menjadi sorotan media, terutama selama masa konflik di Suriah dan situasi politik yang kompleks yang melibatkan pemerintahan Assad. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mendahului Neuralink, RRT Izinkan Implan Cip NEO untuk Pulihkan Penderita Lumpuh

8 September 2026 - 06:57 WIB

Menelisik Akar Terorisme (54): Ritual Goor Kaum Thug untuk Mencekik

8 September 2026 - 06:35 WIB

800 Karateka Ikuti Gelar Gashuku II Lintas Kyokushin Jatim di Purwodadi

8 September 2026 - 05:59 WIB

Waspadai Risiko Abu Vulkanik, IDAI Merilis 13 Rekomendasi untuk Jaga Kesehatan Anakanak

8 September 2026 - 05:21 WIB

Indek Kepuasan Subandi- Mimik Turun, Ahmad Muzayyin: Jadikan Early Warning, bukan untuk Saling Menyalahkan

7 September 2026 - 16:01 WIB

Parlemen Protes Keras, PM Albania Angkat AI Diela Jadi Menteri untuk Cegah Korupsi

7 September 2026 - 15:33 WIB

God’s Eyes View Proyek Nebius: Mengubah Kekuasaan Teknologi dari Pusat Komando ke Seluruh Umat Manusia!

7 September 2026 - 13:50 WIB

Direktur RSKKA Dr Agus Harianto Dorong Agar Iluni Memiliki RS Kapal demi NKRI

7 September 2026 - 11:38 WIB

Gerakan AI Global: Kembalikan Kecerdasan dan Kekuasaan kepada Rakyat!

7 September 2026 - 10:36 WIB

Trending di News